Masyarakat Harus Waspada Penipuan Atas Nama Program Rumah Jokowi

Senin, 31 Juli 2017 | 15:00 WITA

Masyarakat Harus Waspada Penipuan Atas Nama Program Rumah Jokowi

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat Provinsi Bali mengimbau masyarakat berhati-hati dengan program unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. 
 
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Rakyat Bali AA Indra Wirawan mengatakan, banyak pihak yang kemungkinan akan meniru program ini untuk menipu masyarakat. Ia berharap masyarakat berhati-hati karena banyak di lapangan yang meniru gaya program ini dengan istilah rumah Jokowi. 
 
"Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi silakan menghubungi dinas terkait yakni dinas perumahan dan pemukiman," katanya, Minggu (30/7). 
 
Selain itu dari target 5000 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, saat ini sudah terealisasi 3500 rumah dan 2000 diantaranya sudah terbangun, diantaranya di Buleleng dan Karangasem. Menurutnya hal ini terjadi karena harga tanah di daerah tersebut memungkinkan pengembang mendirikan rumah seharga 141 juta rupiah ini. 
 
"Karena program pemerintah ini untuk masyarakat berpenghasilan rendah maka syaratnya harus ditempati dan bukan untuk investasi," katanya. 
 
Sementara, masyarakat juga diminta untuk memperhatikan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota. Hal itu menyusul zonasi perumahan yang diatur dalam perda tersebut. 
 
Kata dia, pengembang dan masyarakat untuk memperhatikan RTRW tersebut sebelum mendirikan bangunan. [rls/prov]


Senin, 31 Juli 2017 | 15:00 WITA


TAGS: rumah jokwoi rumah murah



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: