Telur Tercemar Insektisida Ditemukan di Austria

Selasa, 15 Agustus 2017 | 22:00 WITA

Telur Tercemar Insektisida Ditemukan di Austria

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Wina. Austria pada Senin (14/8/2017), menjadi negara Eropa terkini yang mengonfirmasi bahwa mereka menemukan fipronil insektisida pada produk berbahan telur yang diimpor dari Jerman, Belanda, Belgia dan Polandia.
 
Dari 80 sampel acak termasuk makanan panggang dan mayones, 18 di antaranya ditemukan mengandung bahan kimia tersebut dalam jumlah kecil, menurut Badan Kesehatan dan Keamanan Pangan Nasional (Agency for Health and Food Safety/ AGES).
 
Namun, mereka menekankan bahwa kuantitas yang terdeteksi itu dapat diabaikan dan 'tidak ada risiko kesehatan'.
 
"Produk tersebut merupakan produk telur untuk industri makanan grosir dan berasal dari Jerman, Belanda, Belgia dan Polandia," ungkap badan itu dalam sebuah pernyataan.
 
"Semua produk telur yang terkontaminasi fipronil akan segera ditarik dari pasar."
 
AGES menambahkan bahwa 'tiga perempat sampel untungnya terbukti bebas dari fipronil'.
 
Insektisida tersebut saat ini telah ditemukan pada telur yang terdapat di 17 negara Eropa sejak skandal itu terungkap pada awal Agustus dan bahkan ditemukan di Hong Kong.
 
Jutaan telur telah ditarik dari rak swalayan dan puluhan peternakan unggas telah ditutup, dengan Komisi Eropa dijadwalkan akan menggelar pertemuan untuk membahas krisis tersebut pada September, demikian laporan AFP.[bbn/idc/wrt]


Selasa, 15 Agustus 2017 | 22:00 WITA


TAGS: telur wina




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1410