Soal Pembangunan Bandara Buleleng, Wagub : Kita Dukung yang Punya Komitmen Jelas

Selasa, 29 Agustus 2017 | 07:57 WITA

Soal Pembangunan Bandara Buleleng, Wagub : Kita Dukung yang Punya Komitmen Jelas

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Kubutambahan. Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta menyatakan, pihaknya mendukung upaya pembangunan Bandara Internasional Bali Utara (BIBU). Ini sebagai langkah untuk mewujudkan kesetaraan pembangunan dan kesejahteraan antara Bali Selatan dan Bali Utara.
 
"Sudah menjadi kewajiban saya untuk mendukung, yang sudah jelas dan nyata bisa membangun Buleleng pasti akan kita dukung. Saya bukan orang Buleleng, tapi saya berkomitmen membangun Buleleng agar terjadi keadilan pemerataan kehidupan. Masak di Bali Selatan masyarakatnya hidup bahagia, tapi di Bali Utara masih dihimpit kemiskinan. Siapa yang mempunyai komitmen untuk membangun (Bandara Buleleng) dengan cepat, itu yang kita dorong, ngapain kita dorong yang tidak jelas,"ujarnya di sela-sela acara "nuasen" dan "mulang pekelem" terkait rencana pembangunan BIBU, di Kubutambahan, Buleleng, Senin (28/8/2017). 
 
Upacara "nuasen" dan "pakelem", kata Sudikerta, merupakan bentuk komitmen PT BIBU untuk melakukan pembangunan Bandara Buleleng.
 
"Kita harus dukung, ini sebagai bentuk komitmen PT BIBU, dia sudah komitmen, bukti konkritnya kita liat, makanya ini kita dorong, yang tidak jelas itu sudahlah, khan sebelumnya kita sudah sepakat untuk saling mendukung,"ujarnya.
 
Sambil menunggu datangnya Penentuan Lokasi (Penlok) dari Kemenhub RI, PT. BIBU sebagai salah satu pemrakarsa pembangunan Bandara di Buleleng, juga melakukan langkah-langkah secara "niskala". Dengan menggandeng Desa Adat Kubutambahan, Senin (28/8/2017), mereka melakukan rangkaian upacara yang dipusatkan di Pura Penegil Dharma Penyusuan dengan melakukan proses upacara "nuasen" dan "mulang pekelem".
 
Ditempat yang sama, Kelian Desa Adat Kubutambahan, Jro Pasek Ketut Warkadea memberikan dukungan secara penuh terhadap rangkaian upacara yang dilakukan PT. BIBU sebagai upaya kontribusi secara niskala untuk mampu menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala.
 
“Upacara itu adalah bagaimana meningkatkan sradha bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, paling tidak ada persembahyangan bersama sehingga ada kontribusi secara niskala, kekuatan persembahyangan itu akan meninggatkan sradha bakti dan bagaimana makna upacara itu sebagai pemahayu jagat terlepas dari adanya issue bandara atau tidak,” papar Warkadea.
 
Di sisi lain, Kelian Adat Kubutambahan Jro Pasek Warkadea mengatakan, keberadaan bandara yang bisa diwujudkan di Desa Kubutambahan akan mampu memberikan imbas perkembangan di wilayah Desa Kubutambahan dan Buleleng secara umum, sehingga Prajuru Desa Adat mendukung rencana pembangunan Bandar Udara di Bali Utara tersebut.[bbn/mds/psk]


Selasa, 29 Agustus 2017 | 07:57 WITA


TAGS: bandara buleleng bibu




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1410