Warga Abang Minta Bule Pelaku Penganiayaan Dideportasi

Rabu, 06 September 2017 | 13:55 WITA

Warga Abang Minta Bule Pelaku Penganiayaan Dideportasi

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Karangasem. Kasus penganiayaan yang dilakukan Bule Belanda Alexander Bernardus C Hock (73) bersama putranya AL (17) terhadap warga Banjar Lebah, Desa Purwakerti, Abang, Karangasem berbuntut panjang. Setelah sempat diredam kini warga setempat minta agar pelaku dihukum seberat-beratnya dan Villa miliknya ditutup. Bahkan setelah diproses hukum, warga meminta agar Bule tersebut di deportasi ke negara asalnya.
 
"Mewakili warga, kami berharap agar pelaku bisa diproses hukum seberat-beratnya, selain itu Villa miliknya agar ditutup dan setelah diproses secara hukum, pelaku agar di deportasi ke negara asalnya," ujar I Wayan Suanda selaku Kelian Banjar Adat setempat.
 
Aspirasi masyarakat tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Kapolsek Abang dengan tokoh masyarakat Desa Pakraman Culik beserta tokoh masyarakat setempat. Pertemuan tersebut belangsung di Dusun Jemeluk, Desa Purwekerti yang diiikuti sekitar 116 orang tokoh masyarakat, Selasa (5/9) pukul 18.30 wita
 
Dalam kesempatan tersebut, hal yang sama juga diungkapkan oleh seorang warga I Wayan Mangku Bejo, dirinya juga sangat berterima kasih kepada pihak Kepolisian. Namun meskipun demikian dirinya tetap berharap dari petugas dan pihak berwenang agar mendeportasi pelaku setelah masalah hukumnya selesai karena selama ini sudah sering membuat masalah dengan warga dilingkungan tersebut.
 
Menurut Kapolsek Abang, AKP I Nyoman Sugitayasa, kegiatan ini dilakukan untuk meredam kemungkinan tindakan-tindakan anarkis atau balas dendam warga terhadap orang atau barang milik pelaku.
 
"Mengenai permintaan masyarakat, kami menyampaikan kepada warga bahwa perkaranya saat ini sudah ditangani berdasarkan SOP di Polsek Abang untuk diproses lebih lanjut," ujarnya
 
Dalam pertemuan tersebut, disimpulkan bahwa warga setempat bersama seluruh prajuru sepakat untuk tidak menerima kedatangan pelaku kembali ke wilayah Banjar Lebah. Selain itu, warga juga berjanji tidak akan melakukan aksi balas dendam maupun tindakan anarkis terhadap pelaku atau villa milik istrinya tersebut. [igs/wrt]


Rabu, 06 September 2017 | 13:55 WITA


TAGS: penganiayaan Karangasem



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1594