Manfaat Bela Diri pada Kesehatan di Usia Muda

Kamis, 14 September 2017 | 19:00 WITA

Manfaat Bela Diri pada Kesehatan di Usia Muda

ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM    Males Baca?

Beritabali.com, Jakarta. Olahraga bela diri semakin berkembang di Indonesia. Hal ini terutama dipicu banyaknya film laga yang mengedepankan figur-figur yang dianggap panutan khususnya bagi kaum muda.
 
Sebagai olahraga yang bersifat kompetitif, aktivitas bela diri selalu membuat olahragawan selalu aktif secara fisik dan juga memiliki kepekaan tersendiri dalam hal norma norma dan etika.
 
Dari sisi kesehatan, bela diri memberikan nilai tambah tersendiri di antaranya:
 
Latihan fisik yang lengkap
 
Setiap bela diri adalah latihan aerobik yang mengaktifkan semua otot di dalam tubuh. Bela diri membantu membangun stamina, kekuatan otot, fleksibilitas dan keseimbangan individu.
 
Gaya hidup sehat
 
Dalam latihan bela diri akan banyak sekali kalori yang terpakai. Beberapa penelitian menunjukkan perbaikan pola makan sehat seiring dengan seringnya latihan aerobik yang dilakukan.
 
Meningkatkan kepercayaan diri
 
Program bela diri akan meningkatkan keyakinan diri serta kemampuan untuk lebih menghargai nilai-nilai dan norma di dalam masyarakat. Seiring dengan hal itu, rasa nyaman akan timbul pada situasi dan kondisi apapun.
 
Perbaikan fungsi jantung
 
Karena olahraga bela diri sangat erat kaitannya dengan kardiovaskular, maka kemampuan otot jantung pun akan lebih baik setelah melalui latihan reguler dalam periode waktu tertentu.
 
Kemampuan refleks meningkat
 
Reaksi tubuh atau refleks akan meningkat pada latihan bela diri. Beberapa penelitian telah membuktikan hal ini. Tentu saja kondisi ini akan sangat berguna pada aktivitas sehari hari, seperti misalnya saat mengendarai kendaraan.
 
Kekuatan otot
 
Massa otot akan semakin membaik pada olahraga ini. Semakin tinggi massa otot, metabolisme tubuh akan semakin meningkat. Hal ini dapat mencegah obesitas dan memperlambat penuaan.
 
Perbaikan mood
 
Bela diri tidak hanya dapat melepaskan stress dan rasa frustasi, namun juga akan membuat kita lebih bahagia. ini disebabkan oleh pelepasan endorfin, zat yang dalam jumlah yang sangat sedikit dilepas oleh hipotalamus di otak ini merupakan mood booster yang terbaik.
 
Alangkah baiknya jika olahraga bela diri dilakukan sejak usia muda dan disertai penanaman nilai nilai luhur dalam jiwa jiwa muda yang tengah bertumbuh. 
 
* dr Reza Aditya Digambiro, M.Kes, M.Ked (PA), Sp.PA, Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti
Dikutip dari Inilah.com


Kamis, 14 September 2017 | 19:00 WITA


TAGS: olahraga bela diri




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1410