Klungkung Petakan Desa Rawan Kena Dampak Erupsi Gunung Agung

Senin, 18 September 2017 | 16:36 WITA

Klungkung Petakan Desa Rawan Kena Dampak Erupsi Gunung Agung

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Klungkung. Sejak Gunung Agung dinyatakan berstatus waspada, pihak BPBD Kabupaten Klungkung terus melakukan langkah langkah antisipasi jika sampai Gunung Agung meletus. 
 
BPBD Senin (18/9) mengadakan pemetaan desa-desa yang rawan kena dampak erupsi Gunung Agung. Menurut Ketua Pelaksana Harian BPBD Klungkung Putu Widiada, ada 13 desa yang menjadi daerah rawan kena dampak letusan Gunung Agung. 
 
Ke-13 desa yang masuk daerah rawan kena dampak letusan yakni, Desa Selat, Desa Tegak, Desa Akah, Kelurahan Semarapura Kangin, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Desa Kamasan, Desa Gelgel, Desa Tangkas, Desa Jumpai, semua ada di Kecamatan Klungkung. Sedangkan di Kecamatan Dawan daerah yang rawan terdampak erupsi Gunung Agung, yakni Dusun Gerombong, Desa Sulang, Desa Sampalan Kelod, Desa Gunaksa, Desa Kusamba. 
 
“Ke 13 desa dimaksud masuk garis merah kena dampak letusan Gunung Agung,” kata Widiada. 
 
Selain memetakan desa-desa yang rawan terdampak letusan Gunung Agung, pihak BPBD pun mencatat jumlah warga dari ke 13 desa tersebut. Ada sebanyak 52.000 jiwa yang harus mendapat perhatian kalau Gunung Agung meletus. 
 
“Pemetaan dan pendataan ini dimaksudkan agar memudahkan kami melakukan penanganan kalau kemungkinan terburuk terjadi. Demikian pula untuk memudahkan melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan,” tandas Putu Widiada. 
 
Terkait kemungkinan adanya hujan abu vulkanik, Widiada mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Pusdalops PB Bali, BPBD Bali agar membantu mengirimkan bantuan masker. Widiada juga mengaku sudah menyiapkan logistik seperti tenda, masker dan makanan siap saji. 
 
“Karena masalah bencana ini masalah serius, kami terus berkoordinasi dengan pihak pihak terkait termasuk Perbekel, kami minta bisa menyebarkan informasi yang akurat dan jelas sumbernya ke masyarakat, sehingga masyarakat tidak dibuat panic,” ujarnya. [wan/wrt]


Senin, 18 September 2017 | 16:36 WITA


TAGS: Gunung Agung Erupsi



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1569