Proses Pemberdayaan Beras Lokal di Klungkung Stagnan, Ini Langkah Bupati

Rabu, 04 Oktober 2017 | 14:00 WITA

Proses Pemberdayaan Beras Lokal di Klungkung Stagnan, Ini Langkah Bupati

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Klungkung. Proses percepatan pemberdayaan beras lokal di Klungkung masih mengalami stagnan.  
 
Hal ini, disampaikan ketika Bupati Klungkung Nyoman Suwirta ketika mengadakan rapat bersama Dinas Koperasi dan Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (03/10/2017).
 
Dalam hal tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan pemberdayaan beras lokal di Kabupaten Klungkung saat ini masih mengalami stagnan, di mana beras lokal hanya terbatas kepada pegawai negeri saja sedangkan di BUMDes dan Koperasi masih agak lamban. 
 
Bupati sudah menugaskan dinas terkait dalam waktu dekat ini agar mengumpulkan semua BUMDes, Kepala Desa untuk pemberdayakan BUMDes. Diharapkan, agar nantinya BUMDes mempunyai peran penting untuk menekan inflasi di masing-masing wilayah. 
 
“Peran BUMDes harus benar-benar bisa bekerja secara maksimal dan bisa menekan inplasi di masing-masing daerah," ujarnya. 
 
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan untuk pengelolaan garam hal yang paling utama dilakukan yaitu harus di uji coba terlebih dahulu dan siapkan garamnya kemudian diolah, jika hal tersebut sudah berjalan dengan baik maka di tahun 2017 ini akan dilaksanakan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar nantinya bisa mengunakan garam beryodium. 
 
Bupati Suwirta sudah menugaskan dinas terkait agar segera membeli mesin pengolah dan penyiapan garamnya. Setelah peralatan semua sudah terpenuhi agar nantinya bisa menghaslakan garam yang layak dikonsumsi. 
 
“Dinas kesehatan agar nantinya mengecek kandungan yodiumnya, sehingga. garam yodium ini diharapkan menjadi unggulan nelayan di Kusamba," harap Bupati Suwirta.
 
Selain itu, terkait dengan BPJS sudah dipercepat karena di Bulan November ini sudah berjalan. Bupati Suwirta sudah menugaskan Dinas Kesehatan agar segera mendata. Sampai saat ini masih banyak desa yang belum menyetor data. [rls/klk/wrt]


Rabu, 04 Oktober 2017 | 14:00 WITA


TAGS: beras lokal klungkung



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: