Data Pengungsi Gunung Agung, Pemkab Karangasem Kolaborasi dengan Pemkot Denpasar

Rabu, 11 Oktober 2017 | 14:00 WITA

Data Pengungsi Gunung Agung, Pemkab Karangasem Kolaborasi dengan Pemkot Denpasar

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Pemerintah Karangasem memberi respon positif pada aplikasi pendataan pengungsi Damamaya Denpasar Cyber Monitor yang dibuat Pemerintah Denpasar. 
 
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Karangasem Wayan Arta Dipa, yang hadir di ruang Control Room Denpasar Damamaya Cyber Monitor, Selasa (10/10). 
 
Dalam pertemuan tersebut Walikota Rai Mantra menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemkab Karangasem melakukan pemantauan bersama tanggap bencana Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung. Seperti diketahui sebelumnya dari meningkatnya status Gunung Agung, Pemkot Denpasar telah membuat aplikasi tanggap bencana melalui aplikasi Pro Denpasar dan pusatdata.denpasarkota.go.id. 
 
"Dari aplikasi ini kita dapat mengakses data lengkap pengungsi di Denpasar sesuai dengan asal warga, hingga melakukan aplikasi pemantauan aktivitas Gunung Agung," ujar Walikota Rai Mantra. 
 
Lebih lanjut Rai Mantra mengajak Pemkab Karangasem dapat melakukan koordinasi langsung dengan Damamaya Denpasar Cyber Monitor yang melakukan pendataan dari tingkat banjar, desa/kelurahan hingga kecamatan meliputi jumlah siswa sekolah, lansia, ibu hamil, balita hingga pendistribusian logistik. 
 
"Saat ini jumlah pengungsi secara keseluruhan di Denpasar mencapai 14 ribu lebih warga Karangasem," ujarnya sembari mengatakan Damamaya Denpasar Cyber Monitor juga dapat dimanfaatkan kabupaten lainnya dalam kolaborasi berbagai aplikasi yang ada.  
 
Wabup Karangasem Arta Dipa mengatakan kehadiran di Kota Denpasar untuk melihat langsung kondisi serta data pasti jumlah warga KRB Gunung Agung. Dengan pendataan menggunakan aplikasi di Denpasar Damamaya Cyber Monitor telah menampilkan data pasti masyarakatnya di Denpasar. 
 
Saat ini menurutnya, Pemkab Karangasem telah mepersiapkan berbagai langkah darurat Gunung Agung sesuai tahapan yang telah ditentukan serta penanganan dilakukan bersama dengan Pemerintah Provinsi Bali. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan bupati/walikota se-Bali dalam langklah darurat Gunung Agung. 
 
"185 ribu lebih warga masyarakat karangasem yang harus mengungsi menghindari kawasan rawan bencanan Gunung Agung," ujarnya.
 
Disamping melakukan pertemuan di Denpasar Damamaya Cyber Monitor, Walikota Rai Mantra dan Wabup Karangasem juga langsung meninjau warga karangasem yang mengungsi di Posko Induk Lapangan Kompyang Sujana, Posko Mandiri Gurita Jl. Gurita Sesetan, dan Posko I di Jl. Danau Tempe.  [rls/dps/wrt]


Rabu, 11 Oktober 2017 | 14:00 WITA


TAGS: pengungsi gunung agung



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1569