Jadi Tujuan Wisata, Badung Perlu Wujudkan Smart City

Rabu, 11 Oktober 2017 | 18:00 WITA

Jadi Tujuan Wisata, Badung Perlu Wujudkan Smart City

Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali, Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed. [beritabalicom]

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Badung sebagai tujuan wisatawan mancanegara perlu mewujudkan smart city agar dapat memberikan informasi yang akurat pada wisatawan. 
 
"Badung setidaknya, bisa mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Kodia. Ya itu, membuat Smart City. Smart City nantinya akan banyak memberi informasi-informasi terkait pariwisata dan juga event-event yang ada di Badung. Sehinga, ini nantinya akan bagus dalam pemberian informasi-informasi terhadap masyarakat pariwisata di Badung, " papar, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali, Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed, Selasa,(10/10) di Denpasar.
 
Dari pengamatan dirinya, sampai saat ini baru Kota Denpasar saja yang memiliki Smart City.
 
"Mungkin, bukan hanya Badung saja yang harus membuat Smart City. Akan tetapi, jika bisa semua daerah di Bali dapat membuat hal tersebut. Karena, dilihat saat ini sudah eranya teknologi dan sangat mengelobal serta dalam penggunaan IT juga sudah sangat memasyarakat," katanya.
 
Sebelum mengujudkan Smart City tersebut, setidaknya Kabupaten Badung perlu memperhatikan beberapa tahapan-tahapan penting untuk dapat mengujudkan Smart City dia memaparkan, yakni harus mendata terlebih dahulu daerah pariwisata yang dimiliki serta objek wisatanya.
 
"Yang perlu dilakukan adalah, mendata tiga tahapan tersebut terlebih dahulu misalnya seperti, Aksesbilitasnya seperti apa,misal  dari daerah yang satu menuju ke daerah yang lain berapa jarak tempuh yang dibutuhkan dan jenis transportasi apa saja yang ada, Aminitasnya, seperti misalnya akomodasi-akomodasi apa saja yang dimiliki serta, atraksi-atraksi apa saja yang telah dimiliki Kabupaten Badung selama ini. Apalagi, terkait atraksi-atraksi yang sifatnya rutin bisa dibuatkan dalam kalender event. Itu  sangat bermanfaat untuk memulai dalam hal mendesai Smart City," jelasnya.
 
Menurut dia, pariwisata sangat dinamis sifatnya, maka informasinya juga perlu terus di Update setiap saat. Sehinga, informasi-informasi yang dilakukan oleh pelaku pariwisata dapat terinformasikan dengan cepat dan mudah.
 
"Ini sangat penting sekali di lakukakan Kabupaten Badung sebagai sentralnya pariwisata di Bali," cetusnya.
 
Byomantara mengatakan, untuk mengujudkan Smart City tersebut melihat Kabipaten Badung yang memiliki aminitas yang begitu banyak. Tentu kira-kira dalam rentan waktu satu bulan dapat mengujudkannya. Jika memang dibuatkan team yang handal maka, sangat optimis Kabupaten Badung mampu mengujudkan dengan segera.
 
"Jika ingin mengujudkanya harus ditopang  dengan team-team yang betul-betul bergerak juga. Terutama ketersedian SDM IT yang cangih dan mumpuni serta  jika bisa juga  ditopang dengan aplikasi-aplikasi yang menunjang kepariwisataan terutamanya di Kabupaten Badung khususnya," tutupnya. [bb/aga]


Rabu, 11 Oktober 2017 | 18:00 WITA


TAGS: badung smart city



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1569