Tukang Ojek Nyambi Jambret Nyaris Tewas Dicakcak Massa

Kamis, 26 Oktober 2017 | 22:40 WITA

Tukang Ojek Nyambi Jambret Nyaris Tewas Dicakcak Massa

badungpost/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Kuta. Tukang ojek pangkalan bernama Nyoman Santika (33) nyaris tewas dicakcak (dihajar) massa, setelah kepergok menjambret tas milik pengendara Danang Nurcahyanto (24) di Jalan Warkudara, tepatnya didepan Hotel Jayakarta, Legian, Rabu (25/10) sekitar pukul 23.00 Wita. Pelaku hingga kini belum sadarkan diri dan dirawat intensif pihak medis di RSUP Sanglah, Denpasar, akibat luka lebam di bagian kepala dan wajah.
 
Aksi jambret ini bermula saat korban Danang Nurcahyanto dan temannya, Yulius, keluar dari Restoran Mama Italia di Jalan Legian, Kuta, Badung. Kedua korban asal Jawa Tengah itu berjalan kaki menuju tempat penginapan di Hotel Maxone, Jalan Werdakura. Tanpa disadari, dari belakang Nyoman Santika membuntuti dari belakang.
 
Namun, sekitar 10 meter sebelum masuk ke pertigaan Jalan Warkudara, tiba-tiba dari arah belakang pelaku merampas tas korban yang dikepit dibawah ketiak sebelah kanan. Sontak, korban ini berteriak minta tolong kepada warga. 
 
“Korban dijambret pelaku naik motor dan berteriak minta tolong warga setempat,” ujar sumber kepolisian Kamis (26/10).
 
Mendengar teriakan korban, pelaku kabur tancap gas. Warga kemudian mengejar dengan motor. Apes, pelaku yang mengendarai motor ini terjebak kemacetan dan memilih masuk ke Jalan Werdakura. Warga yang sudah menunggu langsung beraksi menghajarnya hingga babak belur.
 
“Pelaku dihajar massa hingga pingsan dan wajah berdarah. Warga juga mengembalikan tas milik korban,” beber sumber lagi. 
 
Di  lokasi kejadian korban pingsan dan menjadi tontotan warga setempat. Beruntung, patroli Polsek Kuta tiba di lokasi dan melarikannya ke RSUP Sanglah, Denpasar.
 
“Kondisi pelaku masih kritis karena dihajar masa. Dia mengalami luka terbuka pada bagian kepala. Untungnya ada anggota yang mengevakuasinya ke RS untuk mendapatkan penanganan medis,” terang sumber.
 
Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara melalui Panit Buser Iptu Budiartama mengaku bahwa pihaknya kini masih dalami keterangan korban. 
 
“Kalau sudah ada perkembangan, kami akan kabari. Korban masih di RS ditemani oleh anggota,” katanya.[bbn/spy/psk]


Kamis, 26 Oktober 2017 | 22:40 WITA


TAGS: jambret kuta



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: