Bakso Tak Laku Karena Warga Ngungsi, Banting Setir Jadi Jambret

Sabtu, 28 Oktober 2017 | 08:00 WITA

Bakso Tak Laku Karena Warga Ngungsi, Banting Setir Jadi Jambret

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Karangasem. Pelaku pencopetan di Jalan Kesatrian Amlapura, tepatnya di depan Kantor Bank BPD Bali berhasil diringkus polisi di sebuah kamar kos-kosan yang berada di Dusun Menanga Kawan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Kamis (26/10) sekitar puku 16.30 wita.
 
"Berawal dari rekaman cctv, kemudian kita telusuri dan anggota kami melihat motor yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya terpakir didepan kos, setelah diintrogasi akhirnya pelaku mengakui perbuatannya," ujar Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana.
 
Kata dia, pelaku penjambretan yakni Moch.Salim asal Dusun Sumber Agung, Desa Lempeji, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
 
Sehari-hari pelaku berprofesi sebagai pedagang bakso di seputaran Rendang, Karangasem. Namun akibat sepi pembeli lantaran kebanyakan warga pergi ngungsi, Salim banting setir jadi penjambret. 
 
Aksinya tersebut diakui sudah direncanakan dari kos-kosan hanya saja untuk sasarannya akan dicari secara acak tergantung situasi.
 
Belakangan diketahui, Salim nerupakan residivis, sempat dibui karena kasus yang sama di daerah Klungkung, bahkan salah satu kakinya masih nampak bekas tertembus timah panas. 
 
Diakuinya di Klungkung sebelum dibui dan bebas, sudah melancarkan aksinya sebanyak 9 kali.  Sementara di Rendang Salim mengaku baru tinggal selama 20 hari.
 
Disisi lain, korban penjambretan sendiri yakni Ni Nyoman Restu Yuniarti seorang pegawai negeri sipil asal Amlapura. Sebelum kejadian pada hari Senin 23 Oktober 2017 sekira pukul 16.10 wita, dirinya bersama anaknya yang dibonceng berusia 7 tahun baru habis berbelanja di Pasar Timur Amlapura.
 
Ketika melintas di jalan Kesatrian Amlapura tepatnya di depan kantor  Bank BPD Bali, tiba-tiba dirinya dipepet dari arah kanan oleh seorang laki-laki tak dikenal. Dirinya sempat menoleh ke arah kanan, namun tiba-tiba korban melihat laki-laki tersebut mengacungkan tangan, setelah diperhatikan ternyata orang tersebut mengambil dompet yang berada dipangkuan anaknya. Sempat dikejar, namun pelaku keburu tancap gas dan kabur.
 
"Saat ini kita sedang melakukan pengembangan kasus tersebut, masih mendalami keterangan dari pelaku," ungkap Kapolres Karangasem.
 
Saat ini, pelaku beserta barang bukti berupa, pakaian, dompet yang dibeli dari uang jambret beserta rokok dan satu unit sepeda motor yang digunakan saat beraksi sudah diamankan di Polres Karangasem. 
 
Sementara akibat perbuatannya, Salim terancam dikenakan pasal 365 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. [igs/wrt]


Sabtu, 28 Oktober 2017 | 08:00 WITA


TAGS: jembret bakso karangasem pengungsi



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: