Rumahnya Dijadikan Basis Peredaran Narkoba

Mang Jangol dan Istri Diburu Tim Gabungan

Senin, 06 November 2017 | 10:11 WITA

Mang Jangol dan Istri Diburu Tim Gabungan

beritabalicom/file/suasana saat penggerebekan rumah

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Pasca rumahnya digerebek Sabtu lalu, Jro Gede Komang Swastika alias Mang Jangol masih dikejar tim gabungan Sat Resnarkoba Polresta Denpasar, Dit Resnarkoba Polda Bali dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. Terungkap, Mang Jangol yang juga Wakil Ketua DPRD Bali itu, menjadikan rumahnya basis peredaran narkoba sejak beberapa tahun lalu.
 
Hal itu diakui Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, kepda wartawan Minggu (5/10) kemarin. 
 
“Ya benar. Rumah itu dijadikan fasilitas peredaran narkoba. Apabila pelanggan mau beli sabu akan dilayani. Harus digunakan di sana dan sudah disiapkan kos-kosan," tegas Kapolresta.
 
Mantan Kapolres Gianyar ini mengungkapkan, pihaknya baru mengungkap kasus ini karena butuh penyelidikan mendalam, meski banyak isu mengarah adanya aktifitas narkoba di rumah tersebut. Artinya, pihaknya perlu pembuktian, ketika pengungkapan kejahatan narkotika, sehingga apa yang dilakukan tidak sampai nihil barang bukti. 
 
"Jadi, sekarang ini sudah dibentuk tim untuk mengejar dia. Pengejaran dilakukan Sat Resnarkoba, Sat Reskrim Polresta Denpasar dibantu tim dari Direktorat Narkoba Polda Bali dan tim CTOC Polda Bali," ungkap Hadi.
 
Hingga kini Mang Jangol masih belum ditemukan. Meski pihaknya sudah memberikan peringatan untuk menyerahkan diri untuk memberikan keterangan seputar penggerebekan di rumah tinggalnya di Jalan Pulau Batanta Denpasar. Pihak kepolisian juga sudah menetapkan Mang Jangol sebagai penyedia tempat mengkomsumsi sabu. 
 
"Untuk sementara (Mang Jangol) menyediakan tempat dan bisa berkembang menjadi bandar," terang perwira melati tiga dipundak itu.
 
Keterangan terpisah, Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Artha Ariyawan menyatakan, di dalam rumah tinggal Mang Jangol disulap menjadi beberapa kama kos. Disinyalir kuat, kamar kos itu digunakan sebagai tempat komsumsi sabu. "Ya memang kos-kosan ini yang kami sinyalir sebagai tempat untuk mengisap sabu," bebernya.[bbn/spy/psk]
 


Senin, 06 November 2017 | 10:11 WITA


TAGS: penggerebekan narkoba sabu dprd bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: