Wawancara Bos Hardys (5): Ribuan Karyawan Disalurkan ke Pemilik Baru

Sabtu, 18 November 2017 | 11:21 WITA

Wawancara Bos Hardys (5): Ribuan Karyawan Disalurkan ke Pemilik Baru

beritabalicom/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Pengadilan Niaga pada PN Surabaya memutuskan PT.Hardys Retailindo, PT Grup Hardys, milik Ir.I Gede Agus Hardiawan, pailit alias bangkrut. Ribuan karyawan yang bekerja di Hardys grup, disalurkan ke pemilik perusahaan yang baru.
 
"Dulu jumlah pekerja Hardys sebanyak 4.000 karyawan, kemudian secara bertahap mulai 2014 berkurang, pengurangan bertahap hingga menjadi 2.000 orang,"ujar Gede kepada Beritabali.com, Sabtu (18/11/2017).
 
Pada akhir tahun 2016, lanjut Gede, Hardys sudah tidak bisa memenuhi kewajiban pinjaman bank baik pokok ataupun bunga bank, sehingga aset Hardys mulai diambil alih oleh bank.
 
"Seluruh toko (Hardys) sudah diambil Bank Muamalat, dan kemudian dibeli oleh PT Arta Sedana, dimana pemiliknya adalah Putu Gede Sedana dari Buleleng. Karyawan tetap bekerja seperti biasa, toko-toko Hardys masih buka seperti biasa, tapi kepemilikan sudah beda. Brand atau nama Hardys tetap dipakai hingga akhir 2017, selanjutnya pemilik baru akan memakai nama sendiri, misal Arta Sedana Mart, atau nama lain yang dipilih,"jelasnya.[bbn/psk/bersambung di tautan berikut]
 
Baca juga: 


Sabtu, 18 November 2017 | 11:21 WITA


TAGS:



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1606