Aktivitas Galian C Ganggu Seismograf, Drone Terbang Belum Dapat Hasil

Minggu, 19 November 2017 | 09:05 WITA

Aktivitas Galian C Ganggu Seismograf, Drone Terbang Belum Dapat Hasil

beritabalicom

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Karangasem. Terganggunya alat pendeteksi gempa seismograf akibat aktivitas pertambangan di lereng Gunung Agung, belum mendapat perhatian dari pihak terkait. Pasalnya sampai saat ini aktivitas pertambangan galian C masih saja mengganggu alat tersebut, yang tentunya cukup membuat petugas pemantau sedikit kebingungan.
 
"Kita kesulitannya ketika getaran akibat aktivitas galian C menutupi gempa sebenarnya yang ber kekuatan lebih kecil dari getaran galian C," ujar Nurul Husaeni, salah satu pengamat gunung api pos pemantauan Gunung Api Agung, Rendang, Karangasem saat ditemui, Sabtu (18/11).
 
Diakuinya, gempa yang berasal dari aktivitas galian C masih bisa dibedakan dengan gempa akibat aktivitas Gunung Agung. Hanya saja bisa dibedakan ketika aktivitas Gempa Gunung Agung lebih tinggi dari aktivitas Galian C.
 
Disisi lain, tim dari PVMBG bekerjasama dengan Aero Terra Scan (ATS) juga sempat menerbangkan pesawat tanpa awak Drone untuk memantau visual dan mendeteksi gas yang dikeluarkan dari kawah Gunung Agung. 
 
Drone tersebut diterbangkan dari Lapangan Umum Selat, Karangasem. Drone berhasil terbang, hanya saja ketika berada di ketinggian hasilnya belum maksimal karena cuaca tidak bersahabat. Rencananya hari ini akan dilakukan penerbangan drone kembali di tempat yang sama.
 
"Drone tadi berhasil terbang tapi pengukuran belum optimal, rencana akan diulang," ujar Devi Kamil Syahbana, Kasubdit Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur saat dikonfirmasi terkait hal tersebut.[bbn/igs/psk]


Minggu, 19 November 2017 | 09:05 WITA


TAGS: sesmograf gunung agung



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: