Memasuki Babak Akhir, Ini Rekam Jejak Program Bali Mandara

Senin, 20 November 2017 | 09:34 WITA

Memasuki Babak Akhir, Ini Rekam Jejak Program Bali Mandara

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra,SH.MH membeber sejumlah catatan terkait pelaksanaan berbagai program unggulan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan Pemerintah. 
 
Adapun sederet program unggulan Bali Mandara antara lain Bedah Rumah, Gerakan Pembangunan Desa Terpadu Mandara (GERBANGSADU Mandara/GSM), Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri) dan Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida).
 
Menurutnya, dalam pelaksanaan Bedah Rumah, Pemprov menargetkan program ini benar-benar tuntas di tahun 2018 sehingga nantinya tak ada lagi krama Bali yang tinggal di rumah tak layak huni. Lebih jauh Dewa Mahendra mengurai, sejak awal pelaksanaan Program Bali Mandara, bedah rumah memang menjadi program prioritas. Hingga tahun 2016, Pemprov Bali telah menuntaskan 10.468 bedah rumah yang tersebar di sembilan Kabupaten/Kota. 
 
Dalam pelaksanaannya, Pemprov Bali juga bersinergi dengan kalangan pengusaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dan telah menyumbang 1.273 unit bedah rumah. Tak hanya itu, bedah rumah dilaksanakan pula oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait dan Pemerintah Kabupaten. 
 
"Sehingga kalau ditotal, kita telah berhasil membangun 22.164 unit bedah rumah bagi keluarga kurang mampu," terangnya.  
 
Meski jumlahnya telah melampaui estimasi awal yang diperkirakan di kisaran 20 ribu, namun data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2015 menyebut masih ada 1.682 rumah tak layak huni yang butuh perbaikan melalui program bedah rumah. Berpedoman pada data BPS, Gubernur Pastika bertekad dapat merampungkan bedah rumah. Guna mewujudkan komitmen tersebut, pada tahun 2017 ini Pemprov Bali melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran untuk merampungkan 1.100 unit bedah rumah. 1.000 unit diperuntukkan bagi RTS berdasarkan basis data terpadu BPS yang telah diverifikasi Dinsos Bali. 
 
Sementara 100 unit diperuntukkan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dipasung. Mengacu validasi data yang terus dilakukan berkoordinasi dengan BPS Bali, pada tahun anggaran 2018, Pemprov mengalokasikan anggaran untuk menggarap 723 unit bedah rumah. Didukung pemerintah pusat yang mengalokasikan 2.000 unit bedah rumah, Gubernur Pastika optimis program ini memenuhi target RPJMD.  
 
Sejalan dengan program bedah rumah, Pemprov juga mengoptimalkan program lain dalam upaya menekan angka kemiskinan. "Setelah kebutuhan rumahnya terpenuhi, kita perlu jamin peningkatan kesejahteraan mereka dengan penyediaan lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan potensi wilayah di mana mereka tinggal," ujar Dewa Mahendra. 
 
Salah satu upaya Pemprov untuk menggerakkan ekonomi kreatif di wilayah pedesaan adalah dengan mengoptimalkan pelaksanaan program GSM. Saat ini, ujar Dewa Mahendra, Pemprov telah membentuk 217 unit GSM di desa-desa yang menjadi kantong kemiskinan. Agar tepat sasaran, Pastika kerap turun meninjau pelaksanaan program GSM di sejumlah wilayah.
 
Berikutnya ada program Simantri. Selain untuk membangkitkan sektor pertanian, program ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan sentuhan teknologi, Simantri diharapkan dapat menggugah minat generasi muda untuk menekuni bidang pertanian. Hingga tahun ini, Pemprov Bali telah membentuk 701 unit Simantri yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.  
 
Untuk membangkitkan usaha ekonomi produktif, Pemprov membentuk PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Bali Mandara. Terbentuk sejak tahun 2011, JBM semakin banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang bergerak dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hingga akhir tahun 2016, PT JBM telah menjamin 25.713 nasabah dengan plafon kredit yang dijamin mencapai Rp. 1.231.195.178.781. Dari jumlah tersebut, 65% persen nasabah yang menerima penjaminan adalah sektor produktif dan sisanya 35% merupakan sektor non produktif.
 
Berikutnya capaian di bidang kesehatan, tahun ini Pemprov berhasil merampungkan megaproyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bali Mandara. Mulai dikerjakan sejak pertengahan bulan September 2015,pengerjaan fisik RSUD Bali Mandara telah rampung 100 persen dan mulai beroperasi akhir Oktober 2017. Dengan layanan berstandar internasional, Gubernur Made Mangku Pastika berkomitmen menjadikan rumah sakit ini sebagai kebanggaan masyarakat Bali dan bisa menjadi fasilitas kesehatan terbaik di Kawasan Timur Indonesia. Masih di bidang kesehatan, Pemprov juga memperluas gedung layanan Rumah Sakit Mata Bali Mandara.
 
Mengefektifkan sisa waktu masa jabatannya, Pastika intens melakukan evaluasi untuk mengetahui program yang sudah, sedang dan belum terlaksana. Ia mengajak seluruh jajarannya menyatukan komitmen untuk menuntaskan program yang telah dirancang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018. Komitmen penuntasan Program Bali Mandara itu tertuang dalam dukungan anggaran yang tertuang dalam Rancangan APBD Tahun 2018 yang telah disetujui DPRD Bali. Tahun anggaran 2018 merupakan tahap akhir implementasi RPJMD Provinsi Bali sehingga anggaran yang disusun berorientasi pada akselerasi penuntasan program dengan tetap berpegang pada prinsip efektivitas dan efisiensi, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
 
RAPBD Provinsi Bali tahun anggaran 2018 dirancang sebesar Rp5,590 triliun. Sedangkan belanja daerah direncanakan sebesar Rp6,633 triliun. Alokasi anggaran untuk fungsi pendidikan sebesar 30,42 persen atau Rp1,987 triliun dan untuk fungsi kesehatan sebesar 11,22 persen atau Rp632,043 triliun. 
 
Kata dia, keseriusan Gubernur Pastika dan jajarannya dalam mengawal pelaksanaan berbagai program unggulan Bali Mandara telah mengantarkan Bali sebagai provinsi dengan tingkat pengangguran terendah secara nasional dan proporsi penduduk miskin terendah kedua secara nasional setelah DKI Jakarta. Meski zero poor province masih belum tercapai, namun Visi Bali Mandara telah meretas jalan untuk mewujudkan pemerataan. [bbn/prov/wrt]


Senin, 20 November 2017 | 09:34 WITA


TAGS: Bali Mandara



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN BAKAL CALON GUBERNUR BALI 2018
    • Dr. IGN Arya Wedakarna M Wedasteraputra Suyasa
    • Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos
    • Dr.Ir. Wayan Koster, M.M.n.
    • I Gede Pasek Suardika, SH
    • Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, M.Si
    • Drs. I Ketut Sudikerta
    • Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya S.IP
    • Total responden sampai saat ini: 1606