Gunung Agung Erupsi, GOR Kembali Dibanjiri Pengungsi

Minggu, 26 November 2017 | 11:37 WITA

Gunung Agung Erupsi, GOR Kembali Dibanjiri Pengungsi

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Klungkung. Pasca Gunung Agung mengalami erupsi magmatik, Sabtu (25/11) pukul 23.00 WITA,  pengungsi kembali membanjiri lokasi pengungsian GOR Suwecapura. 
 
Sejak Minggu (26/11) pagi pukul 05.00 WITA pengungsi mulai berdatangan secara bergelombang. Mereka kebanyakan berasal dari desa-desa yang wilayahnya berada di luar kawasan perkiraan bahaya. Mereka mengaku khawatir mengingat desa mereka terjadi hujan abu sejak Sabtu malam. Bahkan tumpukan abu tebalnya mencapai 1 centimeter.
 
Salah seorang pengungsi Nyoman Sudana, asal Dusun Gede, Desa Muncan, Kecamatan Selat mengaku begitu bangun sekitar pukul 04.00 dirinya melihat abu vulkanik tebal menempel di sepeda motornya. Ia juga melihat lantainya dipenuhi abu. Seketika itu pula ia berpikir menyelamatkan cucunya bersama anak istti dan orang tuanya. 
 
"Pagi-pagi saya langsung ungsikan cucu saya yang masih bayi, anak serta orang tua ke GOR ," katanya ditemui di GOR Suwecapura, Desa Gelgel Klungkung. 
 
"Memang belum ada intruksi mengungsi, tapi saya khawatir anak anak terserang infeksi saluran pernafasan," imbuhnya.
 
Hal yang sama juga disampaikan Ni Nyoman Karya asal Desa Sebudi. 
 
"Kondisinya sudah kabut karena hujan debu," lontar wanita paruh baya ini sambil sibuk.menurunkan barang dan peralatan rumah tangganya dari atas pick up. 
 
Rupanya tidak saja wilayah Karangasem yang mengalami hujan abu, wilayah Kabupaten Klungkung sejak Sabtu malam juga sudah mengalami hujan abu. Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada menyampaikan, Klungkung siap menampung kembali pengungsi Gunung Agung. 
 
"Kami pasti akan dirikan kembali tenda pengungsian. Tapi karena saat ini.kedatangan pengungsi belum signifikan, kami.maksimalkan dulu pemanfaatan GOR," kata Widiada. 
 
Terkait upaya yang diambil paska hujan abu dialami di Klungkung, menurutnya BPBD sudah membagikan 10.000 masker kepada masyarakat. Pembagian diilakukan di beberapa tempat keramaian seperti pasar dan di jalan jalan protokol. [wan/wrt]


Minggu, 26 November 2017 | 11:37 WITA


TAGS: pengungsi gunung agung



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: