Alami Retakan, Dewan Tinjau Langsung Bendungan Titab

Senin, 11 Desember 2017 | 16:00 WITA

Alami Retakan, Dewan Tinjau Langsung Bendungan Titab

ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Buleleng. Menindaklanjuti kejadian semburan dan retakan yang terjadi di Bendungan Titab-Ularan, maka pada hari Jumat (8/12/2017), Komisi III melakulan koordinasi dan turun langsung meninjau kondisi Bendungan Titab-Ularan Buleleng.
 
Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi III I Nengah Tamba beserta anggota lainnya, diterima oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida I Ketut Jayada, didampingi Putu Dudana Satker Bendungan, Yubra Arnasa PPK Bendungan Titab dan Pancarasa kepala teknik bendungan. 
 
Menurut Jayada, pada awal pembangunan Bemdungan ini memiliki 4 fungai yaitu untuk irigasi, sumber air baku, pembangkit listrik dan pariwisata.  
 
"Untuk saat ini maanfaat yang sudah sangat dirasakan adalah bendungan ini mampu menahan banjir di wilayah hilir bendungan yg sering menjadi langgaman banjir. Selain itu untuk irigasi pada musim kemarau bendungan ini sangat membantu karena tetap mampu mengalirkan air," kata Jayada. 
 
Nyoman Suyasa menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke Dewan terkait tindak lanjut setelah terjadi peristiwa letupan dan retakan di Bendungan Titab. 
 
Terkait peristiwa retakan di bendungan titab yang terjadi lalu, menurut Jayada merupakan hal yg normal terjadi karena fisik bendungan yang baru masih mencari komposisi yang pas.
 
Sedangkan peristiwa letupan atau semburan itu terjadi karena ada isntrumen dalam terowongan pembuangan air di bendungan titab yang mengalami kerusakan, untuk memastikan hal ini pihak Balai sudah melakukan evaluasi dan pengecekan instrumen dan sudah selesai diperbaiki pada tanggal 26 Nopember 2017.
 
Setelah perbaikan selesai kondisi bendungan titab dievaluasi ulang oleh Komisi Keamanan Bendungan, dan diberikan rekomendasi untuk melakukan pengisian kembali air dalam bendungan. 
 
Pada tanggal 29 Nopember 2017, bendungan mulai diisi kembali secara bertahap. Sampai saat ini dilaporkan sudah terisi 3,7 juta kubik air jika diisi penuh dapat menampung 13 juta kubik air. [bbn/drd/wrt]


Senin, 11 Desember 2017 | 16:00 WITA


TAGS: dprd bali bendungan titab



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: