Dua Warga Amerika Kabur dari LP Kerobokan, Satu Ditangkap Warga

Senin, 11 Desember 2017 | 16:05 WITA

Dua Warga Amerika Kabur dari LP Kerobokan, Satu Ditangkap Warga

beritabalicom/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Badung. Lapas Kerobokan yang terletak di Jalan Raya Tangkuban Perahu, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, kembali kecolongan. Dua napi asal Amerika, Crishan Beasley (32) dan Paul Anthony Hoffman (57), berhasil kabur dari tahanan, Senin (11/12) dinihari.
 
Keduanya nekat kabur dengan cara menjebol plafon blok Lovina kamar nomor 7, dan turun melalui tembok dengan menggunakan tali. Warga setempat berhasil menangkap napi Beasley, sedangkan Paul hingga kini masih dalam pengejaran.
 
Pelarian kedua napi yang terlibat kasus narkoba (Beasly) dan kasus pencurian (Paul) itu diduga sudah direncanakan. Keduanya kabur sekitar pukul 04.11 dinihari, melalui Blok Lovina kamar nomor 7 yang ditempati oleh napi Beasly. Sementara Paul sendiri ditahan di Blok Lovina kamar nomor 4.
 
Terungkapnya pelarian kedua napi itu diketahui oleh warga yang tinggal di bedeng, tepatnya di belakang Lapas Kerobokan. 
 
Salah seorang saksi bernama Udin mengaku sedang tidur di dalam rumah bedeng dan tiba-tiba mendengar suara orang loncat dari atas bedeng. “Saya dengar seperti orang berlari,” ungkap saksi kepada petugas.
 
Saksi Udin mencoba bangun dan melihat keluar. Namun karena hujan, saksi membatalkan niatnya. Saksi Udin kemudian  membangunkan teman-temannya. Namun lebih kurang 5 menit, tiba-tiba terdengar lagi suara orang terjatuh dari atas bedeng. “Kami keluar dan melihat pakaianya serba hitam dan kami mengira pencuri,” ujar saksi.
 
Setelah dilihat ternyata orang yang jatuh dari atas bedeng itu berperawakan bule. Karena tidak bisa berbahasa Indonesia, saksi dan teman temannya menahan bule tersebut yang belakangan diketahui bernama napi Paul Anthony Hoffman. 
 
Warga yang mengetahui kalau yang meloncat itu seorang napi lapas, mereka kemudian melaporkannya ke petugas Lapas Kerobokan. 
 
“Paul dijemput dua petugas Lapas. Tapi napi Beasly berhasil kabur,” beber warga.
 
Setelah berkoordinasi dengan jajaran Polsek Kuta Utara, Polres Badung, dan Unit Identifikasi Polres Badung, petugas gabungan kemudian melakukan olah TKP di Blok Lovina kamar nomor 7. Dari olah TKP tersebut, terungkap bahwa kedua pelaku menjebol plafon kamar tahanan.
 
“Mereka kabur dengan menggunakan tali warna biru yang terikat dari atas atap menuju ke tembok luar Blok,” bisik sumber petugas Polres Badung.
 
Tim gabungan juga sudah memeriksa 20 saksi, warga setempat termasuk sipir Lapas Kerobokan. Hingga kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap napi Beasly.
 
Kaburnya dua tahanan Polres Badung dibenarkan Kasat Reskrim Polres Badung AKP Made Pramasetya. Dia mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan melakukan pengejaran terhadap Beasly. “Satu lagi masih kami kejar,” tegasnya. [bbn/Spy/psk] 


Senin, 11 Desember 2017 | 16:05 WITA


TAGS: napi amerika kabur bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: