Penyu Hijau 30 Tahun Nyangkut di Jaring Nelayan

Jumat, 05 Januari 2018 | 07:44 WITA

Penyu Hijau 30 Tahun Nyangkut di Jaring Nelayan

beritabali.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Jembrana. Seekor penyu hijau tersangkut jaring nelayan Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana Kamis (4/01/2018) siang di perairan selat Bali. 
 
Penyu mengalami luka di sekujur tubuhnya akibat tersangkut jaring pakis milik seorang Nelayan, kemudian dibawa ke kelompok pelestari penyu di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana.
 
Menurut I Wayan Anom Astika Koordinator Kelompok Pelestari Penyu Desa Perancak, penyu hijau malang tersebut pertama kali diketahui oleh I Gede Sudita seorang warga Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana. Waktu itu pukul 13.00 WITA, Sudita melihat seorang nelayan membawa seekor penyu yang tersangkut dijaring pakis.
 
Kemudian Sudita mendekati penyu tersebut dan ditemukan beberapa luka dibeberapa bagian tubuhnya. Sudita lalu menghubungi Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Desa Perancak.
 
Setelah didekati, Penyu yang tempurungnya telah dibalikkan agar tak bisa bergerak ini didapati mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya. Khawatir Penyu ini mati, Sudita kemudian menghubungi Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
 
"Sekarang ini banyak Nelayan di Air Kuning yang pakai jaring Pakis, padahal itu kan sudah dilarang. Ini seperti ada unsur kesengajaan nangkap Penyu, apalagi saya dengar ada yang pesta makan daging Penyu saat malam tahun baru kemarin," keluh Sudita.
 
Sementara Koordinator KPP Kurma Asih, I Wayan Anom Astika Jaya mengatakan Penyu yang dievakuasi ke tempatnya ini berjenis kelamin betina. Setelah diobservasi, panjang Kerapas Penyu ini mencapai 73 x 80 Cm dengan bobot yang diperkirakan mencapai 100 kg. Dilihat dari kondisi fisiknya, Penyu Hijau malang ini usianya diperkirakan mencapai 30 tahun lebih.
 
"Akibat tersangkut di jaring Pakis Nelayan, kata Anom, Penyu ini mengalami luka pada bagian Kerapas dengan kondisi mengelupas serta luka jerat pada bagian sirip depannya," imbuh Anom Astika Jaya. 
 
I Wayan Anom Astika Jaya juga menambahkan, ini merupakan penemuan penyu pertama di tahun 2018, sebelumnya di tahun 2017 terdapat dua ekor penyu hijau yang berhasil diamankan polisi di Desa Pebuahan yang diduga akan diperjualbelikan. [jim/wrt]


Jumat, 05 Januari 2018 | 07:44 WITA


TAGS: penyu hijau jaring nelayan jembrana



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: