Buser Polsek Denpasar Barat Sergap Tujuh Remaja Begal Sadis

Sabtu, 13 Januari 2018 | 20:05 WITA

Buser Polsek Denpasar Barat Sergap Tujuh Remaja Begal Sadis

beritabalicom

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Tujuh begal sadis yang beraksi dengan senjata tajam disergap pasukan buser Polsek Denpasar Barat di empat lokasi terpisah, Jumat (13/1). Para pelaku rata-rata berusia muda ini tidak hanya melakukan pencurian motor, tapi bertindak sadis menganiaya dan mengeroyok korbannya hingga tewas.
 
Tujuh begal itu masing-masing yakni ANb (15) tinggal di Jalan Pidada Denpasar. Ar (15) tinggal di Jalan Benoh Denpasar. MoR (16), terminal Ubung Denpasar. FAP (17) alamat Pidada Denpasar.
 
Tersangka Yud (13), tukang cuci motor tinggal di Jalan Benoh Denpasar. Tersangka DR (17) tinggal di Jalan Pidada Denpasar. SGI alias Codet (14) tinggal di Kuta Utara.
 
Selain mengamankan 7 tersangka, petugas kepolisian menyita barang bukti berupa 1 samurai panjang 50 cm, 1 pisau lipat, berbagai macam HP, 7 buah HP, 5 unit motor hasil pencurian.
 
Menurut Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo ketujuh tersangka begal ditangkap di 4 lokasi dipimpin Kanitreskrim Polsek Denbar  Iptu Aan Saputra dan Panit buser Ipda Nengah Seven Sampeyana pada Jumat (12/1) sekitar pukul 11.00 wita.
 
"Dua pelaku begal kami tangkap saat sedang tidur di Pasar Senggol Pidada, dua orang di Terminal Ubung, satu di Mengwi dan dua di Jalan Pidada," beber Kombes Hadi didampingi Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena.
 
Mantan Kapolres Gianyar itu mengatakan ke 7 tersangka mengakui perbuatannya melakukan pencurian disertai aksi perampasan di depan Masjid Al Fuqron Jalan Gatsu Barat Denpasar. Korbannya Abdul Rohman (32) alamat Banjar Kuwanji Dalung, Badung.
 
Aksi begal berlangsung Selasa (9/1) sekitar pukul 01.00 dinihari, dimana korban berada di pinggir jalan didepan masjid Al Faruq untuk dijemput temannya. 
 
Tiba-tiba dari arah timur datang segerombolan anak muda mengendarai motor berjumlah 8 orang mendekati korban dan memaksa meminta uang dan Handphone. 
 
"Mereka memaksa korbannya untuk menyerahkan barang barang disertai ancaman pedang samurai," terangnya.
 
Karena takut dibunuh, korban pasrah dan barang miliknya berupa 2 HP, uang tunai Rp 2,5 juta, ATM BCA digasak pelaku.
 
Aksi begal yang paling sadis mereka lakukan yakni pengeroyokan terhadap korban hingga tewas. Kejadian berlangsung Rabu (10/1) sekitar pukul 04.00 Wita di depan Sekolah Dasar Imanuel Dalung Jalan  Raya Dalung, Br. Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung.
 
Korban, Darius Taba Kabab (32) tinggal di Br. Gede,  Ds. Abianbase, Kec. Mengwi, Badung. Pria asal Lete Komis Desa Ringu Rara Lamboya Sumba Barat Nusa Tenggara Timur itu tewas mengenaskan setelah ditusuk para pelaku. "Yang menusuk tersangka Ainun dan Codet," tegasnya.
 
Tak hanya menganiaya, para pelaku juga mencuri motor di sejumlah TKP. Yakni pencurian motor Scoopy di Kediri Tabanan sebulan lalu. Pencurian motor Vario merah di Jalan Raya Canggu sebulan lalu.
 
Kemudian pencurian motor Scoopy warna hitam dua bulan lalu di Jalan Raya Canggu Kuta Utara Badung. Selanjutnya Honda Beat warna biru di Jalan Raya Canggu sebulan lalu. 
 
"Pelaku pencurian motor ini diotaki tersangka Codet, Dika dan Dandik, tandasnya. [bbn/Spy/psk]


Sabtu, 13 Januari 2018 | 20:05 WITA


TAGS: begal denpasar



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: