Menjajal Nasi Goreng Aromatik

Nasi Goreng Suna Cekuh, Masakan Lokal Idaman Wisatawan

Selasa, 30 Januari 2018 | 17:05 WITA

Nasi Goreng Suna Cekuh, Masakan Lokal Idaman Wisatawan

Beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Nasi goreng merupakan salah satu masakan khas Indonesia. Begitu juga dengan base (bumbu) suna-cekuh merupakan jenis bumbu standar tradisional Bali. Namun siapa sangka nasi goreng yang dihadirkan dengan bumbu suna cekuh menjadi masakan tradisional yang disukai oleh para wisatawan mancanegara. Sajian nasi goreng bumbu suna cekuh bahkan menjadi hidangan favorit di Hotel The Alantara Sanur dengan sebutan Aromatic Fried Rice.

Executive Chef The Alantara Sanur I Made Gede Semara Wimba  mengungkapkan sesuai dengan namanya, tentu saja nasi goreng ini menggunakan suna (bawang putih) dan cekuh (kencur) sebagai bahan utamanya. Meski demikian, bumbu ini juga mengandung bahan lain dalam jumlah sedikit, yaitu kunyit, bawang merah, dan daun salam. Semua bahan diulek sampai halus (kecuali daun salam). Bumbu kemudian  ditumis dengan minyak kelapa.

“Seiring kemajuan jaman dan teknologi, bumbu ini dapat disimpan dalam lemari pembeku dan dapat disimpan hingga berbulan bulan, Asal penyimpanannya dalam keadaan baik dan bisa dipergunakan bila diperlukan” ujar Gede Wimba pada keteranganya di Sanur pada Selasa, (30/1/2018).

Gede Wimba menjelaskan secara umum bahan-bahan untuk bumbu suna cekuh ini dimanfaatkan secara tradisional di Bali untuk menjaga kesehatan dengan cara sederhana. Bawang putih digunakan untuk mencegah tekanan darah tinggi dan mengobati gatal pada kulit. Kencur atau cekuh secara tradisional digunakan untuk menjaga agar tubuh tetap hangat atau mencegah kedinginan, mencegah batuk dan pilek. Selain untuk bumbu dapur,sering digunakan untuk bahan loloh (jamu) yang dicampur dengan beras.

Bawang merah sering digunakan untuk mengobati demam. Kunyit dimanfaatkan untuk mengobati luka, antiseptik dan melancarkan pencernaan. Daun Salam digunakan untuk mencegah tekanan darah tinggi dan mencegah asam urat. "Daun ini secara tradisional dikenal sebagai penyedap masakan” papar Gede Wimba.

Gede Wimba memaparkan bahwa untuk memberikan tampilan yang menarik, penyajian nasi goreng suna cekuh ditambahkan bahan lainnya seperti beberapa macam sayuran. Sayuran yang digunakan yaitu wortel, kol, bawang pre, bawang bombai, cabe besar dan sayur hijau. Dengan menambahkan beberapa sayuran tersebut diharapkan menambah nilai jual dari masakan itu sendiri, karena menampilkan beberapa macam warna. Guna menambah rasa ditambahkan potongan daging ayam dan telor kocok. “Ini saya maksudkan agar masakan ini setidak mungkin tanpa menggunakan penyedap ataupun MSG” kata Gede Wimba.

Guna menampilkan unsur modern dan tradisional dalam penyajiannya maka digunakan daun pisang yang diletakkan diatas piring. Kemudian ditambahkan dengan takir daun pisang sebagai tempat sambal dan acar. Dalam penyajian ditambahkan daun kemangi yang memiliki aroma segar, sate ayam, telor mata sapi, kerupuk udang dan bawang goreng. “Untuk satu porsi, kami jual dengan harga Rp.60.000,- belum termasuk dengan pajak dan service charge” ungkap Gede Wimba.[bbn/mul].


Selasa, 30 Januari 2018 | 17:05 WITA


TAGS: Nasi Goreng Suna Cekuh Masakan Sehat



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: