Bapeten Menilai Pengembangan Nuklir Untuk Kesehatan Potensial di Bali

Selasa, 13 Februari 2018 | 06:40 WITA

Bapeten Menilai Pengembangan Nuklir Untuk Kesehatan Potensial di Bali

Beritabali.com/agung

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Badung. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) menilai pemanfaatan nuklir untuk kesehatan potensial dikembangkan di Bali. Terutama untuk penanganan penyakit kanker yang populasi kasusnya terus meningkat.

"Sangat potensial dikembangkan, terutama terkait dengan kebutuhan dalam bidang kesehatan. Karena dilihat sampai saat ini, populasi penderita kangker semakin meningkat. Tentunya, harus membutuhkan penanganan sesegera mungkin. Jadi salah satu solusinya, tentu dengan  memanfaatkan tenaga nuklir dalam penangananya," jelas Direktur Pengaturan dan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Radioaktif Bapeten, Ishak, M.S dalam keteranganya di Seminyak, Badung pada Senin, (12/2/2018)

Ishak mengungkapkan bahwa melihat kondisi fasilitas kesehatan yang ada sampai saat ini, masih perlu terus ditingkatkan. "Setahu Saya, untuk di Bali saat ini pengembangan tenaga nuklir fokus untuk kesehatan, bisa dikatakan masih potensiap untuk selanjutnya dikembangkan," ungkap Ishak.

Ishak  mengakui khusus pengembangan nuklir untuk energi di Bali belum memungkinkan. Mengingat secara kajian lokasi juga sangat tidak memungkinkan. “Adapun kajian-kajian yang saya maksud, seperti terkait kondisi geografis, geological, jika memunkinkan jauh dari potensi gempa dan vulkanologi, jika PLTN dekat dengan gunung api itu diusahakan untuk dihindari sekali," jelas Ishak.[bbn/agung/mul]


Selasa, 13 Februari 2018 | 06:40 WITA


TAGS: Nuklir Kesehatan Kanker



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: