BNN Tangkap Oknum Sipir Lapas Kerobokan, Diduga Jaringan Pengedar

Selasa, 13 Februari 2018 | 20:30 WITA

BNN Tangkap Oknum Sipir Lapas Kerobokan, Diduga Jaringan Pengedar

beritabalicom/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Badung. Seorang oknum Sipir Lapas Kerobokan Klas IIA, Denpasar, berinisial RM ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Senin (12/2) lalu, dengan barang bukti belasan butir ekstasi warna hijau. Diduga kuat, tersangka RM merupakan jaringan para napi lapas yang selama ini menjadi target operasi BNNP Bali dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung.
 
Sumber di lapangan menyebutkan, tersangka RM sudah lama dicari-cari karena kepiawaiannya mengedarkan narkoba. Bahkan, RM diduga merupakan jaringan peredaran narkoba di Lapas Kerobokan. 
 
“Dia ini sudah lama kami target karena dari beberapa informasi dia yang mengendalikan narkoba di lapas Kerobokan,” ungkap sumber, Senin (13/2).
 
Penangkapan tersangka RM berlangsung sangat dramastis. Dimana petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung awalnya menangkap seorang pemakai narkoba. Petugas BNNK Badung kemudian menyelidiki asal muasal narkoba tersebut dan akhirnya mengarah ke tersangka RM.
 
“Kasus ini pun dikembangkan oleh BNNP Bali dengan berkoordinasi pihak Lapas Kerobokan,” urai sumber. 
 
Namun, sumber enggan menjelaskan dimana tersangka RM dibekuk. Yang jelas katanya, tersangka RM dibekuk pada Senin (2/2) dengan barang bukti belasan butir ekstasi warna hijau siap edar.
 
Terkait penangkapan tersangka RM, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Bali, Surung Pasaribu membenarkannya. Dia mengakui tersangka RM sudah lama dicurigai sebagai pengedar narkoba di lapas.
 
"Benar, selama ini ada rasa curiga kepada pegawai itu tapi tidak diakuinya. Jadi, soal penangkapan ini pihak BNN sudah berkoordinasi dengan kami,” terang mantan kepala lapas (kalapas) kelas II Bekasi ini.
 
Menurutnya, saat ini tersangka RM masih menjalani pemeriksaan dan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan BNN. "Sementara ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan,” tegasnya.
 
Diungkapkannya, bila benar tersangka RM terlibat dalam peredaran narkoba di Lapas Kerobokan, pihaknya tidak segan-segan akan menindak tegas. “Kami akan laporkan hal ini ke pimpinan Kemenkum-HAM Bali agar pegawai itu dipecat," terang pejabat asal Medan, Sumatera Utara ini.
 
Hal senada disampaikan Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Putu Gede Suastawa yang membenarkan tertangkapnya oknum Sipir Lapas Kerobokan. Namun Brigjen Suastawa enggan membeberkan identitas dan kronologis yang bersangkutan dengan alasan akan dirilis hari ini, Rabu (14/2). 
 
“Benar ada oknum sipir lapas yang kami tangkap dan akan kami rilis besok,” tegas jenderal bintang satu dipundak itu.[bbn/spy/psk]


Selasa, 13 Februari 2018 | 20:30 WITA


TAGS: narkoba lapas kerobokan



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: