Lakalantas, Staf KPU Tabanan Meninggal Dunia

Minggu, 04 Maret 2018 | 18:20 WITA

Lakalantas, Staf KPU Tabanan Meninggal Dunia

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com.Tabanan. Nasib naas menimpa Ni Made Masri (35) yang merupakan pegawai PNS di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan. Ia meninggal dunia pada Minggu (4/3) pagi, setelah menjalani perawatan intensif di BRSU Tabanan, karena peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Kamis (1/3). 
 

Pasca kecelakaan di Jalan Gunung Agung, selatan pertigaan Kantor Lembaga Permasyarakatan Tabanan pada Kamis (1/3), Masri yang beralamat di Desa Jegu, Kecamatan Penebel itu tidak sadarkan diri.
 
Ketua KPU Tabanan Luh Darayoni membenarkan salah satu staf pegawai KPU Tabanan meninggal dunia di BRSU Tabanan, sekitar pukul  10.00,  Minggu (4/3). “Saya tadi ditelpon sama staf KPU yang menginformasikan kabar mengenai meninggalnya saudari Masri, staf pegawai KPU Tabanan,”jelasnya.  
 
Ia mengaku sangat kehilangan sosok Masri pegawai KPU Tabanan yang ramah dan cekatan dalam bekerja. Hal senada diungkapkan Komisioner KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa. Ia baru mengetahui kalau almarhum Masri dirawat di ruangan ICU BRSU Tabanan hari Jumat (1/3).  
 
Barulah informasi diketahui kalau Masri menjalani perawatan intensif di BRSU Tabanan pada Jumat siang. Pihaknya beserta seluruh komisioner KPU bersama sekertaris dan staf serta pegawai kemudian menjenguknya.Saat menjenguk ke BRSU Tabanan kondisi Masri memang belum sadarkan diri dan masih dirawat intensif di ICU. Kemudian ia mendapatkan informasi dari mertua Masri yang menceritakan kronologis terjadinya kecelakaan. 
 
Weda menceritakan, sekitar pukul 16.00 Wita, Masri bersama suaminya hendak mengambil printer di Tabanan. Saat tiba di selatan pertigaan LP Tabanan sepeda motornya tersrempet dengan mobil Avanza. Akibatnya Masri terjatuh dan kepalanya membetur aspal. 
 

Sedangkan suaminya dalam keadaan selamat bahkan sepeda motornya tidak jatuh. Saat kepala terbentur aspal itulah, kondisi Masri langsung tidak sadarkan diri. Masri kemudian langsung dirawat di ICU BRSU Tabanan. Dirawat selama tiga hari,  akhirnya Masri yang bertugas dibagian data KPU Tabanan menghembuskan napasnya yang terakhir. 
 
“Sejauh ini kami belum mengetahui informasi kapan akan digelar upacaranya,” ungkap Weda. (bbn/nod/rob)  


Minggu, 04 Maret 2018 | 18:20 WITA


TAGS: Lakalantas KPU Tabanan



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: