Hilang Saat Nyepi, Wayan Merta Ditemukan Gantung Diri

Minggu, 18 Maret 2018 | 15:05 WITA

Hilang Saat Nyepi, Wayan Merta Ditemukan Gantung Diri

beritabalicom

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

BeritaBali.com, Tabanan. I Wayan Merta Adnyana ( 37) penderita keterbelakangan mental asal Banjar Tegal Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan ditemukan  meninggal dengan cara gantung diri di tanah kaplingan milik I Wayan Sarna, di Banjar Tegal, Desa Nyitdah, Minggu pagi ( 18 Maret 2018).
 

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan tubuh korban pertama kali ditemukan dalam posisi menggantung di sebuah bangunan sejenis bedeng  yang ada di tanah kapling milik I Wayan Sarna (45) .  
 
Saat itu sekitar pukul 07.30 Wita saksi I Wayan Armada (47) dan I Wayan Sarna (45) melihat tubuh korban sudah tergantung dengan seutas tali plastik. Saat ditemukan korban dalam keadaan meninggal dan tidak memakai pakaian (telanjang). Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kediri. Anggota Polsek Kediri kemudian turun ke TKP dan jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulan ke rumah duka. Diduga penyebab korban nekat ganatung diri karena menderita keterbelakangan mental.  
 
Kasubag humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa membenarkan kasus gantung diri yang terjadi di Banjar Tegal Desaa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan.  Korban yang masih bujang ini gantung diri karena memiliki keterbelakangan mental. Bahkan ia sudah hilang saat Hari Raya Nyepi pada Sabtu (17/8). 
 

"Benar ada gantung diri, saat diperiksa tim medis tidak ada tanda-tanda kekerasan, dia murni gantung diri dengan ciri-ciri lidah terjulur, dan bagian leher terjerat tali plastik," jelasnya.
 
Dikatakan, jenasah korban saat ini sudah dibawa pulang. Dan keluarga sudah menerima sebagai musibah. "Sudah dibawa pulang, terkait dengan upacara masih dirembukkan keluarga," tegas AKP Suyasa.[bbn/nod/psk]


Minggu, 18 Maret 2018 | 15:05 WITA


TAGS: gantung diri



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: