Dua Lansia Dengan Keterbatasan Fisik Bertahan Hidup Dengan Menganyam Bambu

Selasa, 20 Maret 2018 | 06:29 WITA

Dua Lansia Dengan Keterbatasan Fisik Bertahan Hidup Dengan Menganyam Bambu

Beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Bangli. Dua lansia dengan keterbatasan fisik yaitu Nyoman Yasa dan adiknya yang bernama Ni Ketut Tapa bertahan hidup dengan mengandalkan kemampuan menganyam bambu. Warga Banjar Peninjoan, Desa Peninjoan, Tembuku, Bangli menganyam bambu untuk dijadikan bakul dan guwungan (kandang ayam). Dengan pekerjaan tersebut, keduanya bisa menghasilkan kira kira Rp. 40.000 per hari, meski penghasilan mereka sesungguhnya tak menentu.


Berdasarkan informasi, Nyoman Yasa dan Ni Ketut Tapa mengalami keterbatasan fisik sejak lahir sehingga membutuhkan uluran tangan dari orang lain. Sebagai tambahan kegiatan di sela waktunya, Nyoman Yasa dan Ni Ketut Tapa juga memelihara babi dan ayam.

Mengingat usianya yang sudah lanjut, Nyoman Yasa tidak mampu berbuat banyak, sehingga hasil anyaman bambu yang dibuatnya setiap hari tidak lagi menentu. Keduannya harus mengandalkan belas kasihan dari donatur  untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Perbekel Desa Peninjaoan, Dewa Nyoman Tagel  dalam keteranganya di Bangli pada Senin (19/3) mengatakan, sesungguhnya Nyoman Yasa sudah memperoleh berbagai bantuan. Bantuan tersebut berupa  bantuan pemerintah pusat seperti bantuan KIS (Kartu Indonesia Sehat), bantuan dari Donatur, Yayasan dan juga bantuan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial.


Mendapat informasi terkait keberadaan Nyoman Yasa dan Ni Ketut Tapa, Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberi respon cepat dengan mengutus tim respon cepat Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali ke Kabupaten Bangli. Setelah berkoordinasi, tim kemudian diantar oleh Perbekel Desa Peninjoan menuju tempat tinggal Nyoman Yasa dan Ketut Tapa.

Dewa Nyoman Tagel sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan tim respon cepat dan secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang telah memberikan perhatian khusus kepada salah satu warganya yang membutuhkan. Ia berharap agar pemerintah terus memperhatikan warga lainnya yang kurang mampu. [bbn/rls/mul]


Selasa, 20 Maret 2018 | 06:29 WITA


TAGS: Lansia Keterbatasan Fisik Bangli



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: