Hindari Ketergantungan Pariwisata, Bali Pertimbangkan Ekonomi Berorientasi Ekspor

Minggu, 01 April 2018 | 12:55 WITA

Hindari Ketergantungan Pariwisata, Bali Pertimbangkan Ekonomi Berorientasi Ekspor

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com.Denpasar, Untuk menghindari ketergantungan terhadap sektor pariwisata, Bali perlu mempertimbangkan sektor-sektor perekonomian baru khususnya yang berorientasi ekspor.
 

Hal ini disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bali Nengah Laba saat berbicara di Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), Minggu (1/4) pagi.
 
Laba mengatakan pada tahun 2017 perekonomian Bali mengalami perlambatan akibat erupsi Gunung Agung. Menurutnya perekonomian Bali yang ditopang sektor pariwisata sangat terpengaruh dengan erupsi Gunung Agung. “Erupsi Gunung Agung menurunkan kunjungan wisatawan dan berpengaruh terhadap perekonomian Bali secara keseluruhan,” katanya. 
 

Ia mengatakan pada tahun 2017 ekonomi Bali tumbuh sebesar 5,59%, lebih rendah daripada tahun 2016 sebesar 6,32%. Perlambatan ini terjadi karena konsumsi rumah tangga menurun akibat daya beli yang rendah. Selain itu tersendatnya bahan bangunan juga berpengaruh terhadap perekonomian. Selain itu di tahun 2017 juga terjadi peningkatan inflasi dari 2,69% menjadi 3,32%. Ini terjadi karena adanya kenaikan Tarif Dasar Listrik. 
 
Sedangkan perekonomian Bali pada tahun 2018 diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 6 hingga 6,4% setelah sebelumnya mengalami perlambatan di tahun 2017. Membaiknya pertumbuhan ekonomi salah satunya karena dampak dilaksanakannya pertemuan IMF-World Bank pada bulan Oktober yang akan dihadiri sekitar 15 ribu delegasi dari 189 negara. 
 
“Ini tentunya jika kita menjaga keamanan Bali dan ikut berpartisipasi serta terlibat dalam kegiatan ini,” ujarnya(bbn/rlspemprov/rob)


Minggu, 01 April 2018 | 12:55 WITA


TAGS: Ekonomi Bali Hindari Ketergantungan Pariwisata



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: