Duduk Bersama Neneng di Warung Arema, Polisi Ditebas Pakai Parang

Senin, 02 April 2018 | 06:05 WITA

Duduk Bersama Neneng di Warung Arema, Polisi Ditebas Pakai Parang

beritabalicom/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Gianyar. Seorang anggota Polisi, I Made Jaya (55) terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka robek di leher sebelah kanan dan telinga kanan. Anggota Polisi yang bertugas di Polsek Ubud Gianyar itu dibacok oleh seorang pemuda bernama I Wayan Indra Widiata alias Kotin (27) saat berada di Warung Arema Jalan Raya Sayan Br Sindu, Sayan, Ubud, Gianyar, Minggu (1/4) dinihari.
 
Insiden pembacokan ini diduga bermotif cemburu dan ketersinggungan. Berawal korban I Made Jaya yang tinggal di Br. Tebesaya Ds. Peliatan, Ubud, Gianyar, mendatangi Warung Arema sekitar pukul 03.00 dinihari, hendak minum teh hangat.
 
Ia kemudian mendatangi meja, dimana sudah menanti duduk seorang perempuan bernama Neneng (20) asal Sukabumi, Jawa Barat. "Mereka duduk satu meja dan sudah saling kenal. Neneng itu karyawan Warung Damai, Kedewatan Ubud," kata sumber dilapangan, Senin (2/4).
 
Singkat cerita, muncullah pelaku mengendarai mobil Toyota Agya warna putih DK 1142 AK dan bergegas  menghampiri Neneng. Pelaku bernama I Wayan Indra Widarta kemudian mengajak perempuan cantik itu ikut ke mobilnya. Namun Neneng menolak.
 
Karuan saja, pria yang akrab dipanggil Kotin itu marah-marah. Secepat kilat, pelaku mengambil gelas milik korban dan memecahkan gelas di kepalanya sendiri sembari berkata "Saya sudah biasa memecahkan gelas di kepala,".
 
Tidak terima melihat aksi arogansi pelaku, korban yang merupakan anggota Polsek Ubud itu tersinggung, sehingga terjadilah cekcok antara keduanya.
 
Tak lama, pelaku pergi ke mobilnya dan kembali ke warung dengan membawa parang sepanjang 65 centimeter. Parang tajam itu sontak diayunkan ke gelas korban sehingga pecah dan berserakan di lantai.
 
Pelaku kemudian mengayunkan parang ke arah korban dan mengenai leher sebelah kanan dan telinga kanan robek. Dalam kondisi berdarah-darah, korban lari ke kamar belakang di warung tersebut. Sedangkan pelaku langsung menuju mobilnya dan pergi.
 
Beberapa orang warga yang melihat kejadian segera melarikan korban ke RS Ari Canti Mas Ubud, Gianyar, diantar oleh Pecalang setempat. Sementara jajaran Polsek Ubud yang menerima laporan mendatangi TKP dan memeriksa saksi saksi.
 
Berselang beberapa jam saja, Polisi berhasil menangkap pelaku di rumahnya di Br. Badung, Melinggih, Payangan, Gianyar. Barang bukti senjata tajam jenis parang turut diamankan. 
 
Kanitreskrim Polsek Ubud, Iptu Bangkit Dananjaya membenarkan kejadian tersebut. Namun dia enggan membeberkan kejadian sebenarnya.
 
"Untuk data itu silahkan hubungi Kapolsek," jelasnya. [bbn/spy/psk]


Senin, 02 April 2018 | 06:05 WITA


TAGS: polisi ditebas ubud



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR BALI 2018-2023
    • I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta
    • Total responden sampai saat ini: 807