Konsultasi Seksologi dr Oka Negara, FIAS

Berapa Centimeter Ukuran Panjang Penis yang Normal?

Minggu, 13 Mei 2018 | 08:05 WITA

Berapa Centimeter Ukuran Panjang Penis yang Normal?

beritabalicom/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Tanya : “Dok, saya merasa ukuran penis saya ini kurang besar, saya jadi tidak percaya diri dan jadinya takut untuk berpacaran. Malah saya sampai takut untuk menikah, takut mengecewakan istri nantinya. Penis saya saat rileks itu sekitar lima sampai enam centi, tapi saat ereksi itu sekitar sepuluh atau dua belas centi, Dok. Apa itu normal?
(Gede, 23, Denpasar)
 
Jawab: Sebuah mitos populer tentang ukuran penis yang turun temurun terkonsepsi sejak lama dan masih dipercaya oleh banyak laki-laki adalah “lebih besar, lebih baik”. 
 
Secara turun temurun berbagai cara tidak logis dan tidak ilmiah telah dilakukan untuk memperpanjang ukuran penis, yang ternyata dapat mengakibatkan efek buruk, akhirnya malah mengorbankan fungsi penis itu sendiri. Tentu saja ini adalah mitos yang perlu diluruskan. 
 
Secara histologis, penis tersusun dominan oleh jaringan ikat dengan hanya sedikit saja serabut otot bergaris. Maka sejak pubertas mencapai puncak di usia sekitar 17 tahun, ukuran penis sudah tidak bisa lagi mengalami perubahan berarti. Sedangkan sebelum usia tersebut ukuran penis masih bisa berkembang karena pengaruh hormon, terutama testosteron.
 
Ukuran penis yang dikategorikan normal itu seberapa panjang dan berapa diameternya, belum banyak terdokumentasikan secara resmi. Kalaupun ada yang melakukan studi, hasilnya masih sangat bervariasi. 
 
Salah satunya, menyebutkan bahwa ukuran panjang penis saat tidak ereksi rata-rata berkisar antara 7,6 – 10,2 cm. Sedangkan saat ereksi panjang rata-rata penis adalah 12,7 – 17,8 cm menurut penelitian di Amerika dan Eropa. 
 
Untuk data orang Indonesia secara resmi malah belum ada. Kemungkinan akan berbeda dengan standar rata-rata yang disebutkan tersebut. 
 
Seorang dokter senior ahli andrologi sempat menyebutkan bahwa ukuran penis rata-rata laki-laki Indonesia, kemungkinan kisarannya adalah 5-7 cm saat tidak ereksi dan menjadi dua kali lipat ketika ereksi. Mengukurnyapun dengan teknik khusus yang disebut dengan SPL. Untuk ukuran penis dalam keadaan rileks 5-6 cm dan saat ereksi sekitar 10-12 cm, adalah masih dalam batas normal, tidak perlu khawatir, silakan melanjutkan diri mencari calon pasangan hidup yang cocok dan menikahlah jika sudah siap dan yakin. 
 
Jangan tertipu dengan apa yang dilihat dalam film porno, karena biasanya yang tampil dalam film porno adalah yang tidak biasa, berlebihan, dan telah dipilih terlebih dahulu.
 
Sesungguhnya secara fisik, ukuran penis tidak berpengaruh langsung bagi tercapainya orgasme dan kepuasan seksual perempuan, selama penis dalam keadaan normal sesuai perkembangan seharusnya. Orgasme dan kepuasan seksual perempuan lebih ditentukan oleh kualitas ereksi, kemampuan mengontrol ejakulasi dan keterlibatan emosional terhadap pasangan. 
 
Berhati-hatilah jika kemudian berniat menggunakan obat sembarang atau alat-alat bantu yang ditujukan secara komersial untuk pembesaran penis karena dapat berbahaya bagi kesehatan seksual laki-laki yang bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada penis, yang akhirnya malah membuat penis tidak berfungsi lagi. Jadi, berusahalah selalu berkonsultasi dengan dokter jika ada keluhan tentang kelamin dan kondisi seksual.[bbn/dr.Oka Negara/psk]


Minggu, 13 Mei 2018 | 08:05 WITA


TAGS: seksologi oka negara penis



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya:

 

HASIL SEMENTARA SIMULASI POLLING PEMILIHAN CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR BALI 2018-2023
    • I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati
    • Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta
    • Total responden sampai saat ini: 871