Tidak Berindentitas, Polsek Tabanan Amankan 10 Duktang

Kamis, 17 Mei 2018 | 08:00 WITA

Tidak Berindentitas, Polsek Tabanan Amankan 10 Duktang

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com.Tabanan, Sebanyak 10 penduduk pendatang (duktang) diamankan jajaran Polsek Tabanan dalam razia penduduk pendatang pasca Bom yang mengguncang Surabaya, Sidoarjo dan Riau.  
 

Razia yang digelar Selasa malam tersebut menyasar tiga desa yakni Bongan, Delod Peken dan Dauh Peken. Hasilnya 10 penduduk pendatang diamankan karena tidak melengapi diri dengan identitas. 
 
Kapolsek Tabanan, Kompol I Gede Made Surya Atmaja menjelaskan sidak duktang dilakukan sekitar pukul 19.00 Wita hingga 21.30 Wita. Sidak dilakukan dengan melibatkan 30 personil gabungan mulai dari polisi, Babinsa, Linmas, Aparat Desa yang dibagi menjadi tiga tim. 
 
"Tiga tim ini lakukan sidak menyebar sasaranya ke Desa Bongan, Dauh Peken dan Delod Peken," ujarnya, Rabu (16/5).
 

Dikatakan tujuan dari sidak yang dilakukan, selain untuk mendata dan memeriksa kependudukan, juga untuk mengantisipasi masuknya teroris pasca ledakan bom dan serangnya di Riau kepada polisi. Selain itu mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas menjelang bulan suci Ramadhan, Hari Raya Galungan dan Kuningan serta Hari Raya Idul Fitri. 
 
"Sidak kami gelar sekitar 3 jam," tegas Kompol Surya Atmaja. 
 
Dari hasil sidak yang dilakukan di tiga desa ditemukan beberapa Duktang yang tak lengkap identifikasi. Dari jumlah 340 Duktang yang diperiksa, hanya 10 Duktang yang tidak lengkap identitas. Setelah diamankan 10 penduduk pendatnag itu disarankan mengurus indentitas diri ke kantor desa masing-masing. 
 
"Kami tidak menemukan orang yang mencurigakan. Dan tidak menemukan barang yang berbahaya," tandasnya. (bbn/nod/rob) 
 


Kamis, 17 Mei 2018 | 08:00 WITA


TAGS: Penduduk Pendatang Teroris Tabanan



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: