BKSDA Lepas 11 Satwa Liar di Areal Pura Besi Kalung Tabanan

Sabtu, 19 Mei 2018 | 17:20 WITA

BKSDA Lepas 11 Satwa Liar di Areal Pura Besi Kalung Tabanan

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com.Tabanan, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) provinsi Bali dan Friends of The National Parks Foundation (FNPF) Bali melepas sebelas satwa liar di kawasan Pura Luhur Besikalung, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Sabtu (19/5). 
 

Sebelas satwa liar yang dilepas diantaranya 7 ekor landak (Hystrix Brachyiura), 1 ekor Trenggiling ( Manis Javanica), 1 ekor ular phyton (Reticulatus), 1 ekor ular sawah (Dycondo Nulicus Capascius), 1 ekor elang brontok ( Nisactus Cirrhatus). 
 
Pelepasan satwa liar itu disaksikan oleh Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya, Daramil 1619-08/Pnb Kapten Inf T Yudha Wicaksono, Perbekel Desa Babahan I Made Sukapariana, panitia Pura Besi Kalung, serta pecalang. 
 

Sebelum pelepasan rombongan dari BKSDA dan FNPF melangsungkan persembahyangan di Pura Besi Kalung yang dilanjutkan dengan tatap muka antara Perbekel Desa Babahan, Panitia Pura, dan Rombongan.
 
Direktur BKSDA Bali Ir. Dadang Wardana  didampingi  Direktur FNPF Bali  drh I Komang Bayu Wirayudha menjelaskan Desa Babahan khususnya Pura Luhur Besikalung dipilih sebagai tempat Konservasi, perkembangan, dan Pelestarian lingkungan dan  Satwa liar karena merupakan Cagar Budaya, Hutan lindung, Objek wisata. 
 
Kerjasama antara BKSDA dan FNPF Bali dengan perangkat dinas dan adat desa babahan sudah terjalin sejak tahun 2014 yang ditandai dengan adanya kesepakatan bersama tidak boleh berburu satwa di wilayah Desa Babahan. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.30 tersebut berjalan dengan lancar dan aman. (bbn/nod/rob) 


Sabtu, 19 Mei 2018 | 17:20 WITA


TAGS: BKSDA Satwa Liar Tabanan Pura Kalung Besi



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: