Tim Independen PKB Ingatkan Kesenian yang Hampir Punah Terus Kembali Digali

Selasa, 05 Juni 2018 | 15:45 WITA

Tim Independen PKB Ingatkan Kesenian yang Hampir Punah Terus Kembali Digali

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Denpasar. Tim Independen mencatat beberapa poin masukan yang disampaikan dalam pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 mendatang diantaranya kesenian yang hampir punah agar bisa terus kembali digali.
 

Ketut Wija, Salah satu tim independen mengatakan beberapa poin lainnya yang menjadi hasil pengawasan selama pelaksanaan Pesta Kesenian Bali ke-39 Tahun 2017 diantaranya stand pameran yang berada di bawah panggung terbuka Arda Candra agar ditata dengan baik sehingga tidak terlihat kumuh khususnya pada etalase kaca depan. 
 
Selain itu, bagian teknis seperti sound system, lighting, dekorasi panggug, pengaturan parkir, kebersihan baik toilet maupun stand kuliner juga menjadi catatan khusus untuk panitia penyelenggara agar lebih baik lagi. Meski demikian, ia mengapresiasi panitia pelenggara yang telah berusaha memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
 
“Pelaksanaan PKB pada tahun 2017 sudah berjalan dengan baik dan lancar. Pawai sudah berjalan dengan baik, namun untuk pengamanan selama pawai bisa lebih ditingkatkan agar penonton tidak mengganggu arak-arakan,” ungkap Wija.
 
Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam arahannya pada Rapat Pleno Pemantapan Penyelenggaraan PKB ke-40 Tahun 2018 di Gedung Wiswa Sabha Utama, kantor Gubernur Bali, Renon Denpasar, Selasa (5/6) mengharapkan dapat menjaga peradaban Bali yang adi luhung dan berdampak positif bagi generasi muda penerus bangsa. Dari tahun ke tahun, pelaksanaan PKB sudah menunjukkan peningkatan sehingga tidak lagi monoton. Meski demikian, masih banyak hal yang harus dibenahi maupun ditingkatkan agar pelaksanaan event tahunan ini bisa lebih baik lagi.
 
Pada kesempatan tersebut, Pastika meminta kepada panitia penyelenggara PKB ke-40 Tahun 2018 untuk menindaklanjuti hasil pengawasan yang dilakukan oleh tim independen pada pelaksanaan Pesta Kesenian Bali ke-39 Tahun 2017 sebelumya. Dari laporan tim independen yang disampaikan oleh Ketut Wija, disampaikan beberapa hal yang menjadi hasil pengawasan selama pelaksanaan Pesta Kesenian Bali ke-39 Tahun 2017. 
 
“Karena masih ada waktu, Saya minta kepada panitia PKB untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan oleh tim independent,” ujar Pastika menanggapi masukan dari tim independen.
 

Sementara itu, Ketua Panitia PKB ke-40 Tahun 2018 Dewa Putu Beratha yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dalam laporannya menyampaikan jika pada PKB ke-40 mengambil tema “Teja Dharmaning Kauripan” – Api Sirit Penciptaan, akan digelar mulai tanggal 23 Juni – 21 Juli 2018. Pawai PKB akan dilaksanakan di depan monument perjuangan rakyat Bali, Bajra Sandhi, Renon, Denpasar mulai pukul 14.00 Wita. 
 
Sementara untuk pembukaan PKB sendiri akan berlangsung di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya, Art Center, Denpasar pukul 20.00 Wita dengan menampilkan pagelaran sendratari kolosal “Kresna Duta” persembahan ISI Denpasar.
Lebih lanjut, Dewa Putu Beratha mengatakan jika tahun ini PKB ke-40 akan menampilkan 271 kelompok seni. 
 
Selain dari Bali, PKB juga diikuti oleh partisipan dari luar Bali yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Temanggung, Kota Blitar, Kota Batu-Malang, ISI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Kota Tangerang, Kabupaten Bima, Kabupaten Baru, Kabupaten Gunung Kidul dan ISBI Tanah Papua serta partisipan dari luar negeri diantaranya kesenian dari Jepang, India, Peru dan Tiongkok. Pawai dan pembukaan Pesta Kesenian Bali ke-40 Tahun 2018 rencananya akan dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (bbn/rlspemprov/rob)
 


Selasa, 05 Juni 2018 | 15:45 WITA


TAGS: PKB Tim Independen



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: