Pengda Pelti Bali Akui Minim Pelatih Tenis yang Mumpuni

Senin, 25 Juni 2018 | 15:50 WITA

Pengda Pelti Bali Akui Minim Pelatih Tenis yang Mumpuni

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Denpasar. Pengurus Daerah (Pengda)Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) mengakui kendala olah raga tenis di Bali khususnya adalah terkait minimnya pelatih tenis yang mumpuni.
 

"Jika dilihat sampai saat ini, untuk pelatih tenis di Bali belum mumpuni untuk meraih prestas di tingkat nasional maupun internasional. Untuk itu, Bali dijanjikan akan didatangi satu pelatih tenis asal Belanda dan masing-masing kota di Bali dapat turut serta dalam mengikuti latihan nantinya," ungkap Ketua Umum Pengda Pelti Bali, I Ketut Rochineng, Minggu (24/6).
 
Ia menambahkan Bali diharapkan dapat mewujudkan prestasi dalam bidang olah raga tenis, baik Putra maupun Putri. Maka dari itu, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah di Bali dalam kaitan melakukan pembinaan tenis dalah harus fokus.
 
"Kita di Bali, tetap harus fokus terhadap prestasi atlet-atlet tenis tersebut," ucapnya saat pelantikan Pengda Pelti Bali.
 
Sementara itu, Ketua Umum PP Pelti, Rildo Ananda Anwar menargetkan pengurus Pelti Bali yang baru dilantik harus mampu mempersiapkan dan membina pemain Junior khususnya yang berumur dibawah 18 tahun kebawah. Untuk dipersiapkan dan dibina menjadi pemain tenis Putra maupun Putri. 
 
Untuk Putra diharapkan menjadi pemain dalam Davis Cup (Salah satu turnamen tenis,Yang mengikhususkan pada kompetisi tingkat internasional. Kompetisi ini diadakan oleh International Tennis Federation). Sedangkan, untuk Putri untuk menjadi pemain Fed Cup yakni Kompetisi primer tim internasional dalam tenis putri, yang diselenggarakan oleh Federasi Tenis Internasional.
 

"Tugasnya, adalah bagaimana nanti Bali, bisa membina pemain Junior ini, agar kedepannya dapat berprestasi serta bisa dibanggakan. Mudah-mudahan, dengan pengurus yang baru ini, dapat menurunkan pemain tenis terbaik putra maupun putri terbaik," jelasnya.
 
Dirinya mengaku, selalu berpesan pada Pengurus daerah agar di masing-masing Pengda nantinya, ada satu pemain Putra dan satu pemain Putri yang nantinya akan dilatih untuk dipersiapkan.
 
"Bali memiliki potensi pemain tenis, Para pengurus juga harus jeli, terutama dalam hal melakukan pembinaan," ujarnya.
 
Kedepan kami akan datangkan pelatih dari Belanda cetusnya, yang nanti pelatih asal Belanda tersebut akan khusus melatih ke para pelatih yang ada di Bali. (bbn/aga/rob)
 


Senin, 25 Juni 2018 | 15:50 WITA


TAGS: Pelti Bali Minim Pelatih



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: