Utamakan Masyarakat Miskin, Pastika Tegaskan RSBM Bukan Tempat Cari Uang

Selasa, 03 Juli 2018 | 13:50 WITA

Utamakan Masyarakat Miskin, Pastika Tegaskan RSBM Bukan Tempat Cari Uang

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Denpasar. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menegaskan tujuan Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) didirikan bukan untuk mencari uang, tapi untuk melayani masyarakat, khususnya masyarakat miskin, untuk itu pihak RSBM tidak boleh menolak pasien dengan alasan apapun kecuali memang kemampuan Rumah Sakit tidak sanggup untuk menanganinya.
 

Hal itu disampaikannya saat melantik dr. Gede Bagus Darmayasa, M. Repro sebagai Direktur UPT RSBM Dinas Kesehatan Provinsi Bali, di Aula RSBM, Denpasar, Selasa (3/7) pagi.
 
Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan RSBM walaupun belum diresmikan, telah mampu memberikan kontribusi bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Bali. Hal ini sudah sejalan dengan misi yang diemban, yaitu pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat Bali pertama masyarakat miskin. 
 
"Saya berharap dengan dilantiknya direktur yang definitif, segala kendala yang menyebabkan stagnasi dalam administrasi dan pelayanan tidak terjadi lagi. pelayanan optimal agar didukung dengan kelengkapan administrasi dan tata kelola yang akuntabel. Saya mengucapkan selamat kepada dr. Bagus Darmayasa dan berharap dengan pengalaman sebagai pelaksana tugas serta ikut memulai proses penyelenggaraan pelayanan di Rumah Sakit ini, selanjutnya Saudara dapat mengambil kebijakan dan keputusan strategis yang tepat," ujar Pastika.
 
Pastika menekankan beberapa hal untuk mendapat penanganan serius direktur dan seluruh jajarannya antara lain persiapan untuk akreditasi sebagai persyaratan mutlak sebuah rumah sakit serta sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar menjadi prioritas penyelesaian. Selain itu, standar operasional prosedur (SOP) pada beberapa aspek layanan agar segera dirampungkan. Pastika juga meminta agar dasar hukum untuk beberapa hal juga segera dilengkapi dan pengoperasian seluruh alat kesehatan oleh tenaga medik agar dioptimalkan serta segera diusulkan hal-hal lain yang perlu, penting dan mendesak. 
 
"Mengingat Rumah Sakit Bali Mandara adalah UPT Dinas Kesehatan, Saya berharap dinas kesehatan memberikan perhatian serius dan mengkoordinasikan segala hal terkait pengelolaannya," imbuhnya.
 
Tak hanya itu, Pastika juga meminta kepada seluruh jajaran staf Rumah Sakit Bali Mandara agar menjaga soliditas dan kekompakan sebagai dasar bekerja dan memberikan pelayanan serta membangun suasana kerja yang kondusif. Selain itu, terus meningkatkan kualitas diri dan bagi tenaga medis untuk dapat melanjutkan pendidikan formalnya.
 

"Bekerjalah dengan hati melayani masyarakat, bekerja sesuai norma standar prosedur dan kriteria. Peganglah filosofi memberi pelayanan kepada orang sakit terlebih pasien itu miskin karena itu adalah Yadnya kita. Reward itu sudah pimpinan yang mengatur, fokus dalam bekerja dan ngayah," tegas Pastika.
 
Pastika juga menambahkan agar memberikan perhatian serius, jaga soliditas dan kekompakan dalam memberikan pelayanan karena tanggung jawab bekerja di rumah sakit sangat berat karena berkaitan dengan nyawa orang. Maka dari itu ia mendorong para tenaga di RSBM untuk meningkatkan terus pengetahuan dan kemampuan karena misinya adalah untuk menolong orang sakit menjadi sehat dan  memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
 
Pada kesempatan tersebut hadir pula Sekda Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra, M.Si, Ispektur Provinsi Bali I Wayan Sugiada, SH., MH, Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM, serta pejabat administrator (Eselon III) dilingkungan Pemprov Bali. (bbn/rlspemprov/rob)


Selasa, 03 Juli 2018 | 13:50 WITA


TAGS: Rumah Sakit Bali Mandara Masyarakat Miskin Gubernur Pastika



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: