Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Momentum Silaturahmi

Minggu, 08 Juli 2018 | 11:00 WITA

Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Momentum Silaturahmi

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Jawa Timur. Kegiatan suci keagamaan Bhakti Penganyar yang dilaksanakan Pemkot Denpasar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jatim sebagai pusat berstananya Ida Bhatara Siwa Pasupati yang menugaskan anak-anak beliau pada pura di pulau Bali, diharapkan dapat dijadikan momentum menyambung silaturahmi dan memperkuat hubungan antar umat sedharma di Bali dengan yang berada di Jawa maupun diseluruh negeri. 
 

"Ditengah perbedaan kita jalin erat sesuai situasi kondisi umat dimanapun berada," ungkap Perwakilan Panitia Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Cokorda Gede Indrayana saat Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Bhakti Penganyar pada Sabtu (7/7) serangkaian Pujawali Pura Mandhara Giri Semeru Agung.
 
Pelaksanaan Bhakti Penganyar dipimpin langsung Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Walikota Denpasar  IGN Jaya Negara. Nampak juga hadir mengikuti rangkaian Bakthi Penganyar,  Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara serta sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkot Denpasar.
 
Rangkaian Upacara Bhakti Penganyar oleh Pemkot Denpasar ini dipuput Ida Peranda Gede Ngurah Telaga dari Grya Telaga Tegal, Denpasar. Pelaksanaan Bakthi Penganyar Pemkot Denpasar tahun 2018  ini diawali persembahan Tari Wali yaitu tarian Rejang Renteng  oleh Sekaa Tari Rejang Renteng Padma Gita, Banjar Bengkel, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Dentim.
 
Selanjutnya dipersembahkan Tari Wali berupa tarian Topeng Sidakarya dari Sekaa Topeng Padma Gita, Banjar Bengkel, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Dentim yang diiring Sekaa Gong Padma Gita, Banjar Bengkel, Desa Sumerta Kelod, Kecamatan Dentim.  Sekaa Kidung Semara Shanti Swari, Kecamatan Densel juga turut ngaturang wewalian berupa Kekidungan. Seluruh pementasan Tari Wali dan Kekidungam ini dilaksanakan sebelum  Pujawali Bhakti Penganyar Pemkot Denpasar.
 
Walikota Rai Mantra usai melaksanakan persembahyangan Bhakti Penganyar mengatakan hendaknya sebagai umat bergama tetap menjunjung nilai toleransi dalam keberagaman dimanapun berada. Dimana hal ini merupakan sesuatu yang penting dalam menghadapi berbagai situasi yang terjadi dewasa ini. 
 

"Selalu memohon petunjuk kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar kita sebagai umatNYA mampu memantapkan Sradha Bhakti dalam menjalankan peran kehidupan, khususnya dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Denpasar" ujar Rai Mantra.
 
Dalam kesempatan tersebut, mewakili Pemerintah Kota Denpasar,  Walikota Rai Mantra juga menyerahkan Punia yang diterima oleh Panitia Karya Piodalan.
 
Kasubag Bina Keagamaan Kesra Setda Kota Denpasar, Nyoman Oka saat ditemui mengatakan, Bhakti Penganyar merupakan kegiatan keagamaan rutin tahunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar. "Pemuput Bakthi Penganyar, Sesajen dan berbagai sarana upakara lainnya telah dipersiapkan dengan baik jauh-jauh hari sebelumnya" ujar Nyoman Oka. (bbn/rlsdps/rob)
 
 


Minggu, 08 Juli 2018 | 11:00 WITA


TAGS: Bhakti Pengayar Pura Semeru Agung Pemkot Denpasar



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: