Nantang Polisi Saat Penangkapan, Pengedar Narkoba Nyaris Berkelahi

Kamis, 12 Juli 2018 | 23:30 WITA

Nantang Polisi Saat Penangkapan, Pengedar Narkoba Nyaris Berkelahi

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Badung. Anggota Satresnarkoba Polres Badung nyaris baku hantam karena ditantang seorang pengedar narkoba, tersangka DS (22), saat penangkapan di areal parkir Circle K di Jalan Nusakambangan, Denpasar Barat, Senin (9/7) siang. 
 

Polres Badung berhasil membekuk jaringan narkoba Madura-Bali ini dan menyita barang bukti 150 butir ekstasi siap edar. Tersangka DS diringkus berdasarkan hasil pengembangan tersangka Alan Tri Saldo (24). Pria asal Lampung ini ditangkap saat transaksi di Jalan Merpati Gang Griya Aroma nomor 2, Denpasar Barat, Minggu (8/7) sekitar pukul 22.30 Wita. Polisi sebelumnya memancing tersangka bertransaksi 1 paket sabu sebesar Rp 800.000.
 
“Dari transaksi, kami mengamankan barang bukti 2 paket sabu seberat 0,63 gram dan 0,39 gram,” ujar Kapolres Badung AKBP Yudith Satrya Hananta didampingi Kasatresanarkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi, Kamis (12/7).  
 
Tersangka Alan Tri Saldo mengaku paketan sabu itu dibeli dari tersangka Darus Salam. Selanjutnya polisi memancing tersangka DS untuk bertransaksi di areal parkir Circle K di Jalan Nusa kambangan, Denbar, Senin (9/7) sekitar pukul 14.00 Wita. Di lokasi transaksi, pria asal Madura Jawa Timur itu kaget melihat banyak polisi sudah mengepungnya.
 
Pengedar narkoba yang baru sebulan menikah ini berusaha menantang petugas untuk berkelahi satu lawan satu. “Dia menantang anggota berkelahi dan langsung dibekuk. Dari penggeledahan diamankan barang bukti 15 paket sabu seberat 75,5 gram dan 150 butir ekstasi yang disimpan di saku dan tas kompeknya,” ujar Kapolres.
 
Di pemeriksaan, DS mengaku memasok narkoba tersebut dari seorang Bandar asal Madura, Jawa Timur, berinisial SR (buron). Barang haram itu katanya diselundupkan melalui jalan darat. Tersangka yang kos di Jalan Pulau Belitung Gang Babakan Sari nomor 5, Denpasar Selatan itu bertugas sebagai peluncur atau kurir narkoba. 
 
"Untuk sekali tempel satu paket narkoba, tersangka menerima upah Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu," ungkapnya.
 

Yang menarik dari penangkapan tersangka Darus Salam, polisi mengamankan satu unit sepeda motor Vario PCX dan HP. Kedua barang bukti itu merupakan milik bandar narkoba SR yang sengaja dibelikan untuk keperluan operasional tersangka. 
 
“Jadi, sarana dan prasana itu diberikan bandar narkoba (SR) kepada tersangka Darus Salam. Dia tinggal menunggu perintah dari pengendali untuk menempel narkoba,” bebernya.
 
Selain itu, petugas Satresnarkoba Polres Badung menangkap pengedar narkoba, I Dewa Gede Jefryana (24) asal Singaraja. Supir freelance ini dibekuk di Jalan Tukad Pancoran XII Banjar Bekul Panjer, Densel Jumat (6/7) sekitar pukul 08.15 Wita dengan barang bukti 4,93 gram sabu yang disimpan di dalam kotak sabun di kamar mandi. (bbn/Spy/rob) 


Kamis, 12 Juli 2018 | 23:30 WITA


TAGS: Pengedar Narkoba Polres Badung



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: