Tiga Oknum Polisi Penganiaya Warga Diancam Penjara dan Dipecat

Senin, 16 Juli 2018 | 22:15 WITA

Tiga Oknum Polisi Penganiaya Warga Diancam Penjara dan Dipecat

beritabalicom foto

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Kasus penganiayaan tiga oknum polisi anggota Ditsabhara Polda Bali terhadap seorang warga bernama Gede Dimas, masih ditangani penyidik Bid Propam Polda Bali. Ketiga oknum Polisi itu dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.
 
Perihal itu disampaikan Direktur Reskimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan saat ditemui di Mapolda Bali, Senin (16/7). 
 
Menurutnya, tiga oknum Polisi itu masih menjalani pemeriksaan penyidik Bid Propam Polda Bali, terkait kasus penganiayaan terhadap Gede Dimas, di Jalan Tegal Jaya Dalung, Badung, pada Minggu (8/7) sekitar pukul 14.30 Wita. 
 
“Ketiganya dikenakan pasal 170 KUHP, disana masuk pengeroyokan dan perusakan barang, jadi satu itu,” ujar Kombes Andi.
 
Sementara isi refrensi dari Pasal 170 ayat 1 KUHP yakni tentang barangsiapa yang di muka umum bersama - sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama - lamanya lima tahun enam bulan. Sedangkan Pasal 170 ayat 2, berbunyi :, jika ia dengan sengaja merusakkan barang atau jika kekerasan yang dilakuannya itu menyebabkan sesuatu luka dipenjara selama 7 tahun penjara. Kemudian, Pasal 170 ayat 2e, jika kekerasan itu menyebabkan luka berat pada tubuh dipenjara selama lamanya 9 tahun.
 
Perwira melati tiga dipundak itu menjelaskan soal penyidikan, dimana saat ini Ditreskrimum Polda Bali belum menerima berkas kasus tersebut karena masih ditangani penyidik Bid Propam Polda Bali. 
 
“Biarkan Propam dulu yang memeriksa, nanti selanjutnya dilimpahkan ke Direskrimum dan kami akan menangani pidananya,” bebernya.
 
Diberitakan, citra korps baju coklat tercoreng akibat tindakan brutal yang dilakukan tiga oknum anggota Shabara Polda Bali, yakni Bripda Putu KWS, Bripda Kadek AW dan Bripda I Gede AA. 
 
Ketiganya dengan brutal menyiksa seorang pemuda bernama Gede Dimas P (22) hingga babak belur, hanya karena dugaan cemburu buta. Tidak hanya menyiksa, ke tiga pelaku yang sudah dilaporkan ke Propam Polda Bali itu merusak HP, merampas uang, menyuruh jilat sepatu dan mengancam akan membunuh korban.
 
Dalam kasus tersebut, ketiga oknum polisi itu bakal dikenakan sanksi tegas. Bila nantinya Hakim Peradilan Umum menjatuhkan vonis penjara terhadap tiga pelaku, akan dilanjutkan dengan sidang kode etik profesi di kepolisian dan ketiganya pun terancam dipecat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat. [bbn/Spy/psk]


Senin, 16 Juli 2018 | 22:15 WITA


TAGS: oknum polisi aniaya warga



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: