Suasana Pedesaan dan Sajian Citarasa Bumbu Khas di Warung Kalijodo Bali

Minggu, 12 Agustus 2018 | 09:14 WITA

Suasana Pedesaan dan Sajian Citarasa Bumbu Khas di Warung Kalijodo Bali

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Badung. Dari namanya kesan pertama merujuk pada suatu daerah di Jakarta, tetapi Warung Kalijodo Bali ini ingin mengajak pengunjung menikmati suasana pedesaan dengan sajian menu kuliner khas lokal yang mengemas racikan bumbu rahasia tradisonal.
 

"Selain menawarkan bumbu khusus yang kami racik sendiri, pada menu unggulan ikan Mujair Nyat-nyat, kami juga langsung mendatangkan ikan dari Desa Songan, Kintamani, Bangli yang tentunya, semakin memberi cita rasa berbeda," ungkap Chef I Made Sudarma beberapa waktu lalu.
 
 
Beberapa bumbu-bumbu racikan berkolaborasi menjadi satu tersirat di menu ikan Mujair Nyat-Nyat diantaranya cabe, bawang merah, segala bebungkilan lengkap khas bumbu Bali, serta jebug garum. "Bumbu yang kami buat, memang sepecial kami racik khas rumah makan kami ini. Sehinga, akan memberi citarasa berbeda bagi yang menyantapnya," ucapnya.
 
Adapun beberapa ukuran ikan yang ditawarkan dari menu Mujair Nyat-Nyat mulai dari ukuran satu kilo dengan jumlah ikan sebanyak 3 ekor dan ukuran satu kilo setengah. Dengan harga perposi mulai, Rp40-70 ribu. Ia menambahkan tidak hanya menu ikan Mujair, para pecinta kuliner juga bisa mencoba menu-menu lainnya seperti, menu ikan gurami, nasi goreng dan menu ayam goreng yang selalu siap mengoyang lidah pencinta kuliner.
 
Sementara itu, Pemilik Warung Kalijodo Bali, I Wayan Wijana menuturkan pemilihan lokasi restoran sengaja di sepanjang jalan Kerobokan, karena di jalan ini belum ada rumah makan yang menyajikan menu ikan Gurami. Selain itu, lokasi tersebut merupakan lahan dengan luas 10 are itu merupakan tanah milik pribadi.
 

"Saya memilih tempat disini karena, belum ada rumah makan yang sajikan menu-menu seperti apa yang kami sajikan saat ini disini. Selain itu, tanah ini milik saya sendiri," katanya.
 
Adapun konsep yang kami tawarkan di restonya cenderung ke suasana yang santai, kekeluargaan dan alami seperti ingin ciptakan suasana di pedesaan pada umumnya. "Suasana santai dengan penuh kekeluargaan yang pengen kami ciptakan disini," ucapnya.
 
Wijana menyebutkan, kenapa dipilih menu berbau lokal bukan menu luar negeri. Karena, ingin mengenalkan serta memajukan menu masakan bercitarasa lokal. Sedangkan untuk jam buka Warung Kalijodo Bali mulai dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam siap melayani para pengunjung. (bbn/aga/rob)


Minggu, 12 Agustus 2018 | 09:14 WITA


TAGS: Warung Kalijodo Bali Kerobokoan Mijahir Nyat-Nyat Bumbu Khas



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: