Bahasa Bali Masih menjadi Pilihan Sarana Komunikasi Generasi Muda Bali

Minggu, 26 Agustus 2018 | 06:23 WITA

Bahasa Bali Masih menjadi Pilihan Sarana Komunikasi Generasi Muda Bali

istimewa

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Bahasa Bali masih menjadi pilihan bahasa yang lebih disukai sebagai sarana komunikasi di antara generasi muda, baik di keluarga, tetangga, maupun domain agama.


Hal tersebut terungkap sebuah artikel yang berjudul “Pilihan Bahasa Generasi Muda di Destinasi Wisata di Bali” yang dipublikasikan dalam Jurnal Kajian Bali, Volume 08, Nomor 01 tahun 2018.

Dalam penelitian yang melibatkan responden usia 17 sampai 30 tahun yang berdomisili di  daerah-daerah  destinasi wisata internasional di Bali, seperti di Sanur, Kuta dan Ubud  terungkap bahwa kaum muda Bali masih  mampu  menggunakan Bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.

Mereka mampu berbahasa Bali karena mereka memperoleh bahasa tersebut di lingkungan rumah mereka.

Para peneliti yang terdiri dari Ni Luh Nyoman Seri Malini, Ni Luh Putu Laksminy, dan I Ngurah Ketut Sulibra awalnya berasumsi bahwa keterlibatan generasi muda Bali dalam berbagai  aktivitas  kepariwisataan  akan menyebabkan  kontak bahasa yang tinggi baik dengan wisatawan mancanegara maupun  dengan  pekerja  pariwisata  yang  berasal  dari berbagai wilayah di Indonesia.


Hal tersebut akan menyebabkan masyarakat di wilayah tersebut menjadi bilingual atau bahkan multilingual.

Selain mampu memahami dan menggunakan Bahasa Inggris,  generasi muda Bali juga mampu bercakap-cakap dengan Bahasa Bali karena sebagian besar dari mereka berpendapat bahwa Bahasa Bali sangat diperlukan, walaupun mereka tinggal dan hidup di daerah tujuan wisata.

Kemampuan  mereka menggunakan  Bahasa Bali  tercermin  pada pemakaian Bahasa Bali  antar pelibat di wilayah masing-masing.

Bahasa Bali adalah salah satu bahasa yang digunakan sebagai bahasa ibu oleh masyarakat Bali dan juga merupakan salah satu elemen budaya Bali.

Bahasa Bali terkategori sebagai bahasa yang aman karena memiliki penutur di atas dua juta, memiliki tradisi tulis yang kuat dan memiliki peranan sebagai pendukung kebudayaan daerah. [bbn/ Jurnal Kajian Bali/mul]


Minggu, 26 Agustus 2018 | 06:23 WITA


TAGS: Bahasa Bali Komunikasi Generasi Muda



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: