Perbekel Desa Baha Dadi Tersangka Korupsi APBDes Rp 1 Miliar

Selasa, 28 Agustus 2018 | 06:05 WITA

Perbekel Desa Baha Dadi Tersangka Korupsi APBDes Rp 1 Miliar

beritabalicom

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Badung. Penyidik Tipikor Polres Badung, netapang Perbekel Desa Baha, I Putu Sentana (57) dadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi, pengelolaan dana APBDes tahun anggaran 2016-2017. Akibat kasus korupsi ne, negara rugi Rp 1.006.633.856.95.
 
Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta nyelasang, Sentana suba duang periode  dadi Perbekel Desa Baha, tahun 2007-2013 ajak tahun 2013-2019.
 
Kapolres Yudith nerangang, kasus korupsi ne mulai selidikine suud ade audit uli Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP), 23 Pebruari 2017. Hasilne, Sentana terbukti nganggo anggaran desa untuk kepentingan pribadine. 
 
“Suud ditetapkan tersangka, iya suudange dadi perbekel. Penyidik terus nahan tersangka," ucapne AKBP Yudith, Senin (27/8/2018).
 
AKBP Yudith negasang, tersangka ngae rekening di bank BPD Bali  ngatasnamaang Desa Baha, anggona nampung dana APBDes. Buku tabungan ane harusne dadi kewenangan bendahara, abana ajak tersangka.
 
Tersangka narik pipis lebih teken cepok, anggona keperluan pribadi, meli barang ajak anggona meubad sakit jantung. Tersangka nyemak pipis Rp 200 juta kanti Rp 300 juta.
 
"Penggunaan pipis anggon kepentingan pribadi tersangka ento, dicatat dadi SILPA (sisa lebih penghitungan anggaran) fiktif," jelas Yudith.
 
Kasus korupsi Perbekel Baha nenenan merugikan kegiatan desa. Liu kegiatan ane tusing terlaksana akibat korupsi. Mulai pembangunan balai subak Lepud, Baha, pengadaan perlengkapan museum subak Lepud, pembelian mobil oprasional kantor, penyuluhan hukum LPM, ajak penanaman punyan jepun.
 
Uli kasus korupsi ne, polisi nyita barang bukti buku kas umum, buku RAPBDes, buku peraturan desa Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), Slip penarikan  BPD Bali ajak Kwintansi. 
 
"Kasus ne suba P21 (lengkap) tertanggal 15 Agustus. Minggu ne tahap 2, pelimpahan tersangka ajak barang bukti ke Kejari Badung," keto raos Kapolres.
 
Tersangka kena Pasal 2 atau pasal 3 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, ancaman hukumane pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling mekelo 20 tahun, ajak denda paling bedik Rp 50 juta, paling liyu Rp 1 miliar. [bbn/Spy/psk]


Selasa, 28 Agustus 2018 | 06:05 WITA


TAGS: perbekel korupsi baha badung



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: