Underpass Simpang Ngurah Rai Selesai Lebih Cepat, Ini Dia Penampakannya

Senin, 10 September 2018 | 20:35 WITA

Underpass Simpang Ngurah Rai Selesai Lebih Cepat, Ini Dia Penampakannya

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Badung. Jalan underpass Simpang Tugu Ngurah Rai rampung lebih cepat dari target semula. Jalan yang awalnya ditarget selesai 20 Oktober, bisa selesai lebih awal pada 31 Agustus.
 
Setelah dibangun selama sekitar sebelas bulan, akhirnya underpass Simpang Tugu Ngurah Rai Siap dibuka untuk umum. Hari Senin siang (10/9/2018) dilakukan survey dan uji kesiapan laik fungsi jalan di underpass simpang Ngurah Rai.
 
 
Survey dan uji kesiapan laik fungsi jalan underpass ini dilaksanakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional dan sejumlah unsur lainnya seperti Sitlantas Polresta Denpasar. Sejumlah sarana baik rambu rambu lalu lintas dan marka jalan diuji kelaikannya sebelum nanti resmi dibuka untuk umum.
 
 
Dalam kesiapan uji laik fungsi jalan ini, jalan underpass Simpang Ngurah Rai ini dibuka untuk umum selama 30 menit. Ini bertujuan untuk memastikan semua elemen di jalan tersebut berfungsi dengan baik.
 
Kepala Seksi Pembangunan dan Pengujian Jembatan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII RR Rum Auliyati yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan, uji kesiapan laik fungsi jalan ini dilakukan dalam rangka persiapan peresmian jalan.
 
 
"Ini merupakan suatu prestasi Balai jalan dan jajaran kementerian, seharusnya selesai 20 Oktober, tapi ini bisa selesai 31 Agustus, ini prestasi yang luar biasa,"ujarnya.  
 
Meski sudah rampung, namun belum ada info pasti kapan jalan underpass simpang tugu Ngurah Rai ini akan diresmikan dan bisa digunakan oleh masyarakat umum. Semua masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. 
 
Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai ini mulai dibangun pada bulan Oktober 2017 dan selesai pembangunan fisiknya pada 31 Agustus 2018. Pembangunan jalan underpass ini sebelumnya ditargetkan selasai bulan Okoteber 2018, namun akhirnya dipercepat karena akan berlangsung IMF World Bank Annual Meeting pada bulan Oktober mendatang.
 
 
Jalan underpass ini memiliki panjang 900 meter dan lebar 17 meter, sementara panjang terowongan bawah tanah sepanjang 120 meter. Kehadiran underpass diharapkan dapat mengurangi kemacetan hingga 50% dari kondisi semula. Kemacetan akan terurai karena kendaraan dari Nusa Dua menuju Denpasar atau sebaliknya bisa lebih lancar melalui underpass.
 
Pembangunan underpass ini menelan biaya Rp 168,3 miliar melalui anggaran Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, Ditjen Bina Marga. Konstruksi dikerjakan oleh PT Adhi Karya - PT Nindya Karya - PT Wira KSO. Sementara untuk konsultan supervisi oleh PT Wira Widyatama, PT Aria Jasa Reksatama, dan PT Tata Guna Patria (Joint Operation).[bbn/psk]


Senin, 10 September 2018 | 20:35 WITA


TAGS: underpass ngurah rai jalan pupr



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: