Sinergitas dengan Dunia Usaha, BPBD Sertifikasi Kesiapsiagaan Hotel Berbintang

Rabu, 07 November 2018 | 08:26 WITA

Sinergitas dengan Dunia Usaha, BPBD Sertifikasi Kesiapsiagaan Hotel Berbintang

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Denpasar. Plt. Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dewa Putu Mantera SH. MH. menegaskan pentingnya sinergitas dan dukungan dari pihak Dunia Usaha dalam upaya penanggulangan bencana di Bali. Hal ini ditindaklanjuti dengan aksi nyata melakukan sertifikasi kesiapsiagaan bagi semua dunia usaha mulai dari hotel-hotel berbintang. 
 

"Tim kami sudah bergerak jemput bola dengan langsung mendatangi hotel-hotel untuk melakukan sertifikasi tersebut, apalagi saat menjelang event IMF kemaren kami genjot, sehingga hampir semua hotel di kawasan nusa dua sudah memiliki sertifikat kesiapsiagaan," tegas Mantera dalam Focus Group Discussion (FGD) yang bertempat di Ruang Rapat Pusdalops PB BPBD bali. 
 
FGD dilaksanakan dalam upaya merumuskan inovasi sebagai hasil karya dalam pelatihan Pelatihan Reform Leader Academi (RLA) saat beberapa waktu lalu Senin, (29/10). Dalam FGD dimaksudkan untuk mendapatkan masukan terkait Rancangan Pergub yang akan dibahas mengenai Sinergitas Pemerintah dan Dunia Usaha untuk mewujudkan masyarakat tangguh. 
 
RLA adalah Program Prioritas Nasional yang secara khusus diselenggarakan untuk membentuk sosok pemimpin aparatur yang memiliki kompetensi melakukan perubahan dan mendorong program Reformasi Birokrasi di Indonesia. 
 
Pelatihan RLA Tahun 2018 ini mengambil tema "Mitigasi Bencana dalam Rangka Membangun Masyarakat Tangguh (Building Disaster Resilient Society) dilaksanakan di LAN Aceh selama kurang lebih 8 bulan Maret sampai dengan November 2018 dengan sistem on off maksudnya menerima materi di kelas (on) dan beberapa bulan menerapkan konsep inovasi di tempat kerja (off).
 
Pelatihan Reform Leader Academi (RLA) diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Penanggulangan Bencana Menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi nomor 21 tahun 2013 ttg Program Diklat Kepemimpinan Reformasi Birokrasi,  Salah satu peserta Diklat RLA Wayan Sumarajaya mengatakan inovasi yang diberi judul Si-Pandu yaitu Sinergi Pemerintah dengan Dunia Usaha, dengan adanya sinergi ini maka kesiapsiagaan Bali secara umum akan dapat ditingkatkan." 
 

Lebih lanjut Sumarajaya mengatakan bahwa Pulau Bali yang berada di ring of fire sudah barang tentu memiliki potensi dan sangat rentan terhadap bencana, baik itu gempa, tsunami, erupsi gunung api, angin puting beliung, banjir, dan lain sebagainya. Dalam upaya membangun kesiapsiagaan di tengah-tengah masyarakat bali, maka kolaborasi 3 pihak ini mutlak diperlukan Pemerintah, Masyarakat, dan Dunia Usaha. Selama ini berbagai upaya telah dilakukan untuk mewujudkan kesiapsiagaan itu diantaranya membangun Desa Tangguh Bencana (Destana) dan Sekolah Aman Bencana (SAB). 
 
Hal ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat Bali apa itu bencana, karena memang bencana tidak dapat dihindari tetapi dapat dikurangi risikonya "kenali risikonya jauhi bahayanya" dengan demikian kita akan bisa hidup Harmonis dengan bencana (living harmony with disaster). (bbn/rls/rob)


Rabu, 07 November 2018 | 08:26 WITA


TAGS: BPBD Bali Sinergitas Dunia Usaha Sertifikasi Kesiapsiagaan



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: