Festival Teluk Gilimanuk: Promosi Keindahan Alam, Budaya dan Kuliner Khas Jembrana

Sabtu, 17 November 2018 | 11:02 WITA

Festival Teluk Gilimanuk: Promosi Keindahan Alam, Budaya dan Kuliner Khas Jembrana

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Jembrana. Keindahan Daya Tarik Wisata (DTW) Teluk Gilimanuk memang menyimpan banyak potensi pariwisata. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali menggelar Festival Teluk Gilimanuk (FTG) untuk kedua kalinya setelah sukses di tahun sebelumnya. 
 

Sama seperti tahun sebelumnya FTG Teluk Gilimanuk digelar selama tiga hari, mulai tanggal 16-18 November. Festival sendiri diisi dengan berbagai kegiatan sosial, perlombaan, serta kesenian dan hiburan khas dari bumi mekepung Jembrana.
 
Dibuka secara langsung oleh Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat I Gusti Putu Mertadana yang ditandai dengan pemukulan kulkul, Jumat (16/11). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota se-Bali, Asisten Administrasi Umum I Nengah Ledang, pimpinan OPD di lingkup Jembrana, serta unsur Forkopimda Jembrana. Para tamu undangan disambut oleh tarian Cempaka Putih dan Tari Mekepung yang juga disaksikan oleh ribuan masyarakat yang antusias hadir. 
 
Pembukaan tersebut juga sekaligus melaunching lagu “Mars Pulau Kalong” yang merupakan lagu yang telah dibuat tahun 1992 yang kini dinyanyikan ulang sebagai bentuk promosi. Turut ditampilkan juga “Gandrung” yang merupakan kesenian khas asal Banyuwangi, Lawak Buleleng, Atraksi Snake Show serta beberapa penampilan dari band lokal Jembrana.
 
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan I Nengah Alit mengatakan Festival Teluk Gilimanuk akan berlangsung selama tiga hari, yang telah dibuka pada hari ini (16/11). “Untuk hari kedua (17/11) festival akan dimulai dengan kegiatan aksi bersih – bersih pantai yang melibatkan sekolah yang ada di Melaya dan masyarakat sekitar Gilimanuk, dilanjutkan dengan Edukasi Terumbu Karang oleh Taman Nasional Bali Barat, kemudian diikuti dengan Lomba Sampan Hias dan Lomba Sampan Dayung. Sementara saat malam hari akan dimeriahkan oleh hiburan band – band lokal serta lawak bali dan orkes dangdut. Kemudian hari ketiga (18/11) diisi dengan acara Lomba Sampan Layar” terang Alit.
 

Sementara Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat I Gusti Putu Mertadana saat membuka Festival Teluk Gilimanuk mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu even tahunan yang diselenggarakan guna mempromosikan keindahan alam, seni budaya dan kuliner khas Jembrana. 
 
“Ini merupakan event tahunan yang kita adakan. Keindahan panorama alam dan biota bawah laut Teluk Gilimanuk sudah tersohor hingga ke mancanegara. Di kalangan para pecinta diving dan snorkeling dikenal dengan nama “Secret Bay” atau teluk yang menyimpan rahasia keindahan yang menarik untuk dieksplorasi. Oleh sebabnya Festival Teluk Gilimanuk ini kita adakan sebagai promosi daya tarik wisata untuk menarik wisatawan datang ke Teluk Gilimanuk,” kata Mertadana. (bbn/jim/rob)


Sabtu, 17 November 2018 | 11:02 WITA


TAGS: Festival Teluk Gilimanuk Seni Budaya Kuliner Khas Jembrana



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: