2 Tersangka Mengaku Hasil Jambret Untuk Main Perempuan dan Foya-Foya di Kuta

Senin, 19 November 2018 | 07:34 WITA

2 Tersangka Mengaku Hasil Jambret Untuk Main Perempuan dan Foya-Foya di Kuta

bbn/ilustrasi

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Denpasar. Dua komplotan jambret yang selama ini meresahkan masyarakat, yakni Husen Maulana (18) dan Sairi (18) ditangkap Tim Resmob Polda Bali saat melintas di wilayah Kedonganan, Jimbaran Kuta, Sabtu (17/11). 
 

Jambret sadis ini mengaku beraksi di belasan TKP dengan sasaran warga asing yang pulang dugem dan perempuan yang pulang kerja di malam hari. Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan, Minggu (18/11) kemarin siang mengatakan, kedua tersangka ditangkap Tim Resmob Polda Bali, pada saat digelarnya Operasi Pekat Agung II 2018. Kedua tersangka yang sudah menjadi target operasi ini diintai di wilayah kedonganan, Kuta, sekitar pukul 04.50 dini hari.
 
“Tim Resmob Polda Bali mendapati kedua tersangka melintas di Jalan Kedonganan Gang Telaga Ayu, Kutsel. Setelah dikejar, keduanya langsung ditangkap,” beber Kombes Andi, Minggu (18/11). 
 
Sementara dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 2 HP, sepeda motor Honda Vario Dk 8385 FI. 
Hasil interogasi, kedua tersangka mengaku sudah menjambret di belasan TKP. Belasan TKP yang diakui yakni di Jalan Gunung Merapi, Denbar, di Jalan Bypass Ngurah Rai dekat lampu merah Jimbaran, Kutsel, Jalan Uluwatu, Kuta Selatan, Jalan Cargo, Denbar, Jalan Merpati, Denbar, Jalan Sunset Road, Kuta. 
 
Sedangkan sisanya, kedua tersangka pernah mencuri tabung gas elpiji di wilayah Kelan, Tuban, jalan Taman Pancing, Legian Kuta, Kampung Baru Kuta dan di Jalan Kubu Anyar, Kuta. “Keduanya sudah beraksi sejak beberapa bulan terakhir,” ungkap perwira melati tiga di pundak itu.
 
Sementara aksi tersangka Husen asal Makasar, Sulawesi Selatan dan Sairi asal Sumenep, Jawa Timur ini tergolong sadis. Awalnya membuntuti korbannya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario. Setibanya di jalan sepi, mereka langsung merampas tas milik korban. 
 

Tak jarang, akibat perampasan tas tersebut para korbannya terjatuh dari sepeda motor. Bahkan, ada juga korban sampai terseret ke aspal karena berusaha mempertahankan tas miliknya. "Korbannya mulai dari wisatawan asing hingga karyawan perempuan yang baru pulang kerja. Aksinya dilakukan pada dinihari hingga subuh," kata Kombes Andi.  
 
Pengakuan lainnya, usai menjual barang hasil curian, kedua pemuda belasan tahun menggunakannya untuk bermain perempuan dan foya-foya ke tempat hiburan malam di wilayah Kuta. Setelah uang habis, kemudian mereka beraksi lagi dan akhirnya ditangkap. (bbn/spy/rob)


Senin, 19 November 2018 | 07:34 WITA


TAGS: Penjambret Hasilnya Untuk Main Perempuan dan Foya-Foya



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: