Denpasar-Dubes Inggris Kerja Sama Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

Kamis, 06 Desember 2018 | 21:20 WITA

Denpasar-Dubes Inggris Kerja Sama Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com,Denpasar. Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Inggris Rob Fenn menyampaikan kekagumannya dengan Pemkot Denpasar yang dinilai memiliki program penguatan warisan budaya (heritage) yang luar biasa. 
 

“Aspek yang paling penting adalah kerjasama, saya sangat tertarik dengan co’working space, maker space dan f ekosistem yang menjadi fokusnya,” ungkapnya. 
 
Pihaknya berharap Kota Denpasar mau menjalin kerjasama mengingat masyarakat Inggris dan Bali memiliki kesamaan konsistensi dalam penguatan ekonomi kreatif. Kedatangan Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Inggris Rob Fenn  menemui Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra juga membahas rencana kerja sama terkait pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya yang menjadi daya tarik tersendiri masyarakat di Inggris. 
 

Pertemuan tersebut dilaksanakan di Denpasar, Kamis (6/12). Nampak hadir, Asisten III membidangi Administrasi Umum, IGN Eddy Mulya, dan jajaran OPD terkait dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menyambut baik rencana kerjasama tersebut, dan antusias dalam melihat peluang-peluang kerjasama yang tentunya akan memberikan dampak positif untuk masyarakat dan hubungan internasional. 
 
“Strategi World Heritage City memang menjadi prioritas kami dan para wisatawan juga harus tahu banyak tentang kebudayaan Bali,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut disampaikan, pengembangan ekonomi kreatif di Kota Denpasar bahkan sudah diakui dunia, salah satunya saat Delegasi World Bank berkunjung ke Tukad Bindu yang notabena merupakan salah satu program pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya dan partisipasi masyarakat. (bbn/humasdenpasar/rob)


Kamis, 06 Desember 2018 | 21:20 WITA


TAGS: Pemkot Denpasar Dubes Inggris Kerja Sama Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: