Hari Raya Kuningan, Ungkapan Terima Kasih Atas Anugerah Pengetahuan Suci

Sabtu, 05 Januari 2019 | 06:17 WITA

Hari Raya Kuningan, Ungkapan Terima Kasih Atas Anugerah Pengetahuan Suci

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Tabanan. Hari Raya Kuningan merupakan sebuah bentuk ungkapan terima kasih kepada Sang Pencipta dan leluhur. Pada Hari Kuningan kita memohon sekaligus mengucapkan rasa syukur kepada Sang Pencipta  bahwa kita umat manusia telah dituntun  melakukan pembenahan diri atau membangun pengetahuan dalam diri atas tuntunan leluhur. 
 

Demikian diungkapkan pemerhati budaya Bali Made Nurbawa ketika di konfirmasi di Tabanan pada Jumat (5/1). "Kuningan asal katanya "Kauningan", bisa bermakna "nguningayang" atau mempermaklumkan. Kuningan bisa juga bermakna "kepradnyanan"  atau uning atau tahu atau paham, karena selama 10 hari sejak Galungan kita sebagai umat Hindu sudah melaksanakan tapa yoga atau pembelajaran diri" jelas bapak satu putri tersebut.
 
Menurut Nurbawa, Galungan dan Kuningan adalah satu fase dalam rerainan Bali yang lamanya 10 hari. Selama 10 hari itulah saatnya melakukan pembenahan diri. Mantan komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali ini menyebutkan terdapat satu hal unik terkait Kuningan yaitu penggunaan bahan yang serba berwarna kuning. Namun kalau ditinjau dari warna-warna dalam Padma Bhuana maka kuning identik dengan Dewa Mahadewa. 
 
Dimana Mahadewa artinya Tuhan Hyang Maha Besar atau nama lainnya adalah Siwa. Jadi warna kuning adalah simbul dari puncak kesadaran akan intisari pengetahuan suci. Nurbawa menambahkan tingkat kesadaran yang tinggi juga disimpulkan dengan tumpeng berwarna kuning. "Tumpeng adalah simbul gunung tertinggi Himalaya. Puncak tertinggi pendakian kesadaran akan pengetahuan suci" papar Nurbawa. [bbn/mul]


Sabtu, 05 Januari 2019 | 06:17 WITA


TAGS: Kuningan Makna Anugrah Pengetahuan Suci



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: