Pascaerupsi, Bupati Karangasem Buka Program Pendidikan Kecakapan Kerja

Senin, 07 Januari 2019 | 15:10 WITA

Pascaerupsi, Bupati Karangasem Buka Program Pendidikan Kecakapan Kerja

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Karangasem, Dalam rangka pembenahan sektor pendidikan Pascaerupsi Gunung Agung tahun 2017 di Kabupaten Karangasem, Kemendikbud melalui Pansophia Singaraja memberikan bantuan Kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem.
 

Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Pansophia Singaraja adalah salah satu pihak yang berkomitmen memberikan perhatian kepada upaya penanganan dimaksud. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri membuka secara resmi Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Perhotelan Bantuan Pemerintah Tahun 2018 PPLP Pansophia Singaraja Senin, (7/1) di Wantilan Kantor Bupati Karangasem. Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan gratis di bidang perhotelan oleh PPLH Pansophia kepada 100 orang generasi muda lulusan SMA,SMK,MA,MAK dan Paket C yang terindikasi kurang beruntung secara finansial. 
 
Direktur PPLP Singaraja Prof.Dr. I Made Yudana M.pd, mengatakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) berlabel formal “Pendidikan Kecakapan Kerja” ini, sesungguhnya merupakan bantuan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik lndonesia Tahun 2018 yang disalurkan melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan Ditjen PNF-DIKMAS Kemdikbud Rl.
 
Made Yudana menyatakan, turunnya bantuan pemerintah ini sesunggulmya merupakan perjuangan panjang karena pihaknya telah melakukan usulan sejak Maret 2018 ketika saudara-saudara kita di Kabupaten paling Timur di Pulau Bali ini terkena dampak erupsi Gunung Agung yang menunjukkan aktivitas vulkaniknya sejak pertengahan September 2017.
 
"Kata “Ngayah” sengaja kami pilih, karena apa yang kami lakukan benar-benar panggilan nurani terdalam kami untuk berbagi dengan saudara-saudara kami yang tertimpa dampak erupsi Gunung Agung," Ucap Direktur Pansophia tersebut.
 
Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam sambutannya mengatakan, kabupaten karangasem dikenal dengan daerah kering. Karangasem berada di ujung timur pulau bali makanya disebut karangasem huluning bali, karangasem memiliki gunung agung dan tanah suci umat hindu atau pura besakih, 
 

Kabupaten karangasem memiliki banyak potensi yang bisa diandalkan, seperti populasi sapi terbanyak di Bali. Karangasem memiliki misi yaitu membuat karangasem cerdas bersih dan bermartabat berlandaskan tri hita karana. Mas Sumatri berterima kasih kepada Prof Yudana karna sudah memburu bantuan sampai keluar negeri atau ke pusat. 
 
"Kedepan sudah ada yang menginisiasi, tidak hanya dari pansophia tapi ada Primakara dengan program kuliah dulu bayar belakangan. Karangasem juga memiliki program desapreuneur," Ucap Mas SUmatri sembari menambahkan di kabupaten Karangasem sudah melakukan MoU dengan desa adat se-kabupaten Karangasem, pihaknya dari pemerintah akan membuat desa wisata dalam memajukan potensi. (bbn/igs/rob)


Senin, 07 Januari 2019 | 15:10 WITA


TAGS: Karangasem Pendidikan Pascaerupsi



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: