Penurunan Daya Listrik di Nusa Penida Terjadi Karena Perubahan Pola Bahan Bakar

Kamis, 10 Januari 2019 | 15:20 WITA

Penurunan Daya Listrik di Nusa Penida Terjadi Karena Perubahan Pola Bahan Bakar

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Klungkung. Kepala PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Timur, Ansats bersama Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN Klungkung, I Gusti Putu Agus Wiadi, menjelaskan menurunnya daya listrik di Nusa Penida dikarenakan adanya perawatan mesin dan perubahan pola bahan bakar dari solar ke biosolar. 
 

Perawatan ini mengakibatkan daya listrik turun dari 12 Megawatt (MW) menjadi 5,7 MW sehingga terjadi defisit daya listrik saat beban puncak yang mencapai 7,5 MW. “Perawatan seharusnya bulan Desember 2018 tetapi karena banyak hari raya perawatan kami geser di bulan Januari,” sebutnya saat menghadap Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Kamis 10/1). 
 
Pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Diperkirakan situasi ini berlangsung hingga 20 Januari mendatang. Ansats berharap partisipasi masyarakat untuk bisa melakukan penghematan pemakaian listrik terutama pada waktu beban puncak, mulai Pukul 18.00-22.00 Wita. 
 
“Perawatan yang kami lakukan semata-mata tujuannya untuk peningkatan keandalan kelistrikan di Nusa Penida kedepan,” pungkasnya.
 
Terkait Turunnya Daya Listrik di Nusa Penida, Bupati Suwirta Berharap Perbaikan Pembangkit Selesai Secepatnya. Menurunnya daya listrik di Kecamatan Nusa Penida yang berdampak terhadap pelayanan di tiga pulau, Ceningan, Lembongan dan Nusa Gede mendapat perhatian Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. 
 
Bupati berharap situasi ini segera teratasi dan perbaikan pembangkit bisa selesai secepatnya, sehingga pelayanan listrik di Nusa Penida kembali normal. Menurut Bupati, kejadian seperti ini harus menjadi pelajaran besar bagi PLN. Beberapa masukan/usulan disampaikan Bupati kepada pihak PLN, menyangkut jaringan di Nusa Penida yang harus mendapat perhatian atau perlu dirombak total, seperti instalasi dan pembangkit. 
 

“Ini harus disampaikan ke pusat mengingat Nusa Penida dengan KSPN dan 5 status lainnya yang ditandatangani oleh Menteri dan Presiden harus mendapatkan perhatian serius,” ujar Suwirta. 
 
Ucapan terimakasih juga disampaikan Bupati kepada pihak PLN yang telah melakukan upaya penaganan secara optimal di Nusa Penida. Pihaknya berharap, masyarakat bisa memahami situasi ini. Pengelola/pemilik akomodasi pariwisata dan masyarakat yang mempunyai genset diharapkan bisa memanfaatkan yang ada dalam mengatasi kekurangan daya listrik untuk sementara waktu. (bbn/humasklungkung/rob)


Kamis, 10 Januari 2019 | 15:20 WITA


TAGS: PLN Listrik Nusa Penida Penggantian Pola Bahan Bakar



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: