Polres Tabanan Catat dari 319 Kasus Lakalantas, 169 Korban Tergolong Generasi Milenial

Sabtu, 26 Januari 2019 | 12:47 WITA

Polres Tabanan Catat dari 319 Kasus Lakalantas, 169 Korban Tergolong Generasi Milenial

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Tabanan. Kapolres Tabanan, AKBP Made Sinar Subawa menyebut di tahun 2018 di Tabanan kecelakaan di jalan raya mengalami peningkatan. Jumlah Laka di Tabanan tahun 2018 sebanyak 319 kasus. Ironisnya, 169 orang korban berumur 16 sampai dengan 30 tahun yang merupakan generasi millennial yang umurnya masih produktif.
 

“Maka disini, Saya mengajak para hadirin semua untuk mensosialisasikan pentingnya tata tertib berlalu lintas. Dan generasi millennial bisa menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas, sehingga bisa mewujudkan Bali sebagai model tertib berlalu lintas,” ujarnya saat acara Millennial Road Safety Festival, Jumat, (25/1), di Pangung Terbuka Garuda Wisnu Serasi, Tabanan.
 
selaku penyelenggara acara menjelaskan kegiatan Millennial Road Safety Festival ini merupakan road show kegiatan utama, yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2019 mendatang di lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar. Dengan melibatkan kaum millennial dari kalangan pelajar dan mahasiswa se-Bali.
 
Dirinya menambahkan, bahwa permasalahan di bidang lalu lintas, khususnya lalu lintas jalan raya semakin hari semakin berkembang, sehingga permasalahan lalu lintas semakin hari semakin kompleks. 
 
Dijelaskan pula, dilaksanakannya Millennial Road Safety Festival ini sebagai bentuk kepedulian Kepolisian Republik Indonesia terhadap millennial. Agar mereka tidak menjadi korban kecelakaan lalu lintas dan untuk memberdayakan kaum millennial dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas, guna tercapainya tujuan Road Safety to Zero Accident.
 
Sementara itu, Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti mengapresiasi langkah ini keseriusan Kepolisian Resor (Polres) Tabanan dalam mewujudkan keamanan, keselamatan dan kelancaran berlalu lintas serta terbangunnya disiplin berlalu lintas di masyarakat, khususnya di kalangan generasi millennial, sehingga meningkatkan kualitas keselamatan di jalan dan menurunkan fatalitas korban kecelakaan.
 
Menurut Bupati Eka, tertib berlalu lintas merupakan kewajiban mutlak yang harus dilaksanakan. Dari data kecelakaan lalu lintas di jalan raya, hampir 70% menimpa kaum millennial, yaitu kaum muda-mudi yang umurnya masih produktif. Kisaran umur 15 sampai 30 tahun. “Umur ini merupakan umur yang sangat dibutuhkan bagi Keluarga, Bangsa dan Negara,” ucapnya.
 
Bupati Eka menambahkan, generasi muda Tabanan merupakan generasi penerus Bangsa dan wajah Kabupaten Tabanan, jangan sia-siakan hidup hanya karena tidak paham dengan aturan berlalu lintas. Dengan diadakannya festival tertib berlalu lintas ini, Dirinya berharap kegiatan ini dapat mengingatkan generasi muda, yaitu generasi milenial untuk berlaku tertib dan mematuhi segala aturan berlalu lintas. Serta membuat kegiatan-kegiatan positif yang menumbuh kembangkan kemajuan pribadinya.
 

“Saya harap semua komponen bersatu padu menyelamatkan generasi millennial yang sangat kita banggakan. Jangan sampai hidup kita, generasi milenial ini sia-sia hanya karena tidak paham berlalu lintas yang baik dan benar. Jagalah keamanan dan keselamatan saat berkendara. Dan semoga kegiatan ini menjadikan inspirasi bagi kita semua, khususnya kaum millennial sebagai pelopor tertib berlalu lintas,” harap Bupati Eka.
 
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kapolres Tabanan, AKBP Made Sinar Subawa, Ketua DPRD Tabanan, I Ketut Suryadi, FKPD Tabanan, OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan ratusan kaum milenial, meliputi Pelajar dan Mahasiswa se-Kecamatan Kediri dan Tabanan serta Club Motor asal Tabanan. (bbn/humastabanan/rob)


Sabtu, 26 Januari 2019 | 12:47 WITA


TAGS: MIlenial Lakalantas Polres Tabanan Bupati Tabanan



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: