Adanya Dugaan Kampanye Gubernur Koster, Bawaslu Bali Akan Himpun Data dan Fakta

Senin, 18 Februari 2019 | 19:00 WITA

Adanya Dugaan Kampanye Gubernur Koster, Bawaslu Bali Akan Himpun Data dan Fakta

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabali.com, Denpasar. Bawaslu Provinsi Bali akan menghimpun informasi data dan fakta di lapangan terkait adanya dugaan kampanye yang dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster yang mengajak audien untuk memilih paslon no urut 1 saat acara Millenial Road Safety di Lapangan Niti Mandala, Renon, Minggu (17/2) kemarin.  
 

Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum Data dan Informasi Bawaslu Bali, I Dewa Kade Wiase Raka Sandi mengatakan langkah pertama memang Bawaslu akan melakukan rapat terlebih dahulu, dengan mengundang Bawaslu Denpasar. "Terkait masalah tersebut, tentu akan dihimpun informasi, data dan fakta terlebih dahulu selanjutnya, bagaimana sudah diatur dalam peraturan Bawaslu baik itu Nomor 7 maupun nomor 8 tahun 2018," jelasnya.
 
Dilanjutkan, dalam kaitan dengan hal tersebut tentu kita tidak boleh terburu-buru menyimpulkan. Karena, memang ada hal-hal yang harus didalami. "Menurut ketentuan Bawaslu memiliki waktu 7 hari sejak peristiwa tersebut terjadi. Jika telah terang benderang atau jika ada laporan dari masyarakat," ucapnya.
 
Disampaikan, sedangkan hal-hal lain nantinya tentu harus ada pengkajian serta membutuhkan waktu untuk berkoordinasi.
"Terkait laporan ada syarat-syarat formil dan material. Akan tetapi jika tidak ada syarat-syarat formil dan material, tentu kami (Bawaslu) tidak dapat mendaftarkannya.
 
Sebelumnya Gubernur Bali, I Wayan Koster diduga mengajak para milenial untuk memilih capres petahana Joko Widodo (Jokowi). Ajakan tersebut, disampaikan Koster pada saat sambutan di acara Milenial Road Safety Festival 2019 di Lapangan Niti Mandala Renon, Bali. 
 
"Nggak ini kan spontanitas, saya kan ketua partai di Bali. Punya tanggung jawab untuk menangkan Pak Jokowi sebagai calon presiden," kata Koster, Minggu (17/2) usai acara.
 

Dalam wawancara yang sempat dilakukan Koster mengaku memanfaatkan hari libur untuk menjalankan tugasnya sebagai Ketua DPD PDIP Bali. Oleh karenanya, dia memanfaatkan setiap momen untuk sosialisasi memenangkan pasangan capres-cawapres 01 Jokowo-Ma'ruf Amin.
 
"Karena itu saya kira, mumpung ini hari libur sekaligus saya mengajak generasi muda atau generasi millenial ini untuk mencintai presidennya, menghormati presiden yaitu bapak Joko Widodo dan agar memenangkan, mendukung bapak Joko Widodo untuk tampil kembali sebagai presiden periode kedua pada tanggal 17 April 2019 sampai 2024," ujarnya.
 
Koster pun tak menampik hal itu dia sampaikan sebagai Gubernur Bali sekaligus Ketua DPD PDIP Bali. "Kapasitas ya saya sebagai ketua partai dan sebagai gubernur kan sekarang hari libur boleh aja. Hari libur bebas," ungkapnya. (bbn/aga/rob)


Senin, 18 Februari 2019 | 19:00 WITA


TAGS: Bawaslu Bali Kampanye Gubernur Bali



Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya: